Pelatihan Menyusun Bahan Pembelajaran Berbasis LKPD In Service Learning 2
BATU, PETISI.CO – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Batu, yang diikuti semua jenjang meliputi anggota dari TK/ RA/ ABA, SD/ MI, SMP/ MTs, SMA/ MA, dan SMK, mengikut pelatihan In Service Learning -2, Minggu (24/3/2019) di Kartika Wijaya Hotel.

Dalam kesempatan itu, dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Batu, Dr. Enny Rachyuningsih MSi, Ketua PGRI Kota Batu, Samon SPd, dan dipandu oleh Pelaksanaan proses penyusunan LKPD Drs. Barokah Santoso, M. Ed.
Ketua PGRI Kota Batu, Samon SPd menuturkan, ada beberapa hal sebagai berikut diantaranya yang pertama, PGRI selalu menjalin komunikasi yang baik dengan mantan-mantan Kepala Dinas Pendidikan Kota Batu. Kedua, kegiatan pelatihan ini bersumber dari dana mandiri.
“Upaya untuk mendorong anggota memanfaatkan dana TPP, masih sulit. Ketiga, PGRI siap bersinergi dengan Dinas Pendidikan Kota Batu untuk saling mendukung sesuai dengan peran dan tugas masing-masing, dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan Kota Batu,” ucapnya.
Menurutnya, PGRI siap mendukung penuh program Dinas Pendidikan Kota Batu. Keempat, peserta pelatihan meliputi anggota dari jenjang TK/ RA/ ABA, SD/ MI, SMP/ MTs, SMA/ MA, dan SMK. Kelima, dimohon Ibu Kepala Dinas Pendidikan untuk memberikan arahan, bimbingan, dan masukan demi peningkatan pendidikan di Kota Kota Batu.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Batu, Dr. Enny Rachyuningsih MSi juga menuturkan, secara resmi Pelatihan Menyusun Bahan Pembelajaran Ini Service Learning 2 resmi dibuka.
Dia tekankan, terkait upaya membangun sinergitas antara Dinas Pendidikan Kota Batu dengan PGRI Kota Batu, dalam upaya percepatan peningkatan kualitas pendidikan di Kota Batu bahwa pemerintah, dalam hal ini Pemerintah Kota Batu bukanlah kekuatan super yang mampu menyelesaikan berbagai hal sendiri, banyak keterbatasan yang dimiliki oleh pemerintah, mulai dari keterbatasan regulasi, SDM, dan keuangan.
“Dinas Pendidikan Kota Batu yang mengelola 342 lembaga pendidikan, 2.600 anak guru, 36,000 an peserta didik, dengan anggaran setelah dikurangi gaji tidak sampai 20% dari APBD jelas sangat terbatas dalam mengemban upaya meningkatkan kualitas pendidikan, ” tegasnya.
Alasanya, karenanya Dinas Pendidikan dan PGRI Kota Batu harus bersinergi. Diperlukan peran serta semua komponen termasuk PGRI dalam membantu pemerintah memberikan layanan kepada masyarakat.
“Saya sangatmengapresiasi terhadap upaya PGRI Kota Batu dalam bentuk Pelatihan Menyusun Bahan Pembelajaran ini, yang melibatkan guru mulai jenjang TK/ RA, SD/ MI, SMP/ MTs, SMA/ MA dan SMK. Walaupun jenjang SMA/ MA dan SMK sudah menjadi kewenangan provinsi, PGRI mampu menembus batas tanggung jawab tersebut,” paparnya.
Ditandaskan, hasil pelatihan ini sangat luar biasa, untuk memfasilitasi guru untuk selalu belajar sepanjang hayat. Kalau kita mengajar biasa biasa saja, peran kita akan tergilas oleh perubahan zaman dan perkembangan yang luar biasa.
“Guru harus berkejaran dengan kemampuan, dan perkembangan siswa yang pengaruh dari luar sangat mengkhawatirkan. Berdasarkan hasil penelitian, pengaruh intoleransi dari luar terhadap generasi Z mencapai 50 persen atau lebih maka, peran PGRI ke depan sangat diharapkan, ” harapnya.
Diketahui, pelaksanaan proses penyusunan LKPD dipandu Drs. Barokah Santoso, M. Ed. dengan moderator Yayuk Sariyastutik, M. Pd. Pada kesempatan In-2 narasumber memberi penguatan terkait karakteristik dan sistematika LKPD, bahan proses revisi naskah LKPD, dan Penugasan menyusun naskah LKPD semester genap.
Setelah memberi penguatan tentang sistematika, Bapak Barokah Santoso mendampingi peserta untuk merevisi naskah LKPD yang dihasilkan pada On-1, mencermati keajegan sistematikanya, penggunaan bahasanya, sampai pada kedalaman dan keluasan kompetensi yang akan dikuasai peserta didik.
Setalah melakukan revisi, peserta dalam kelompok kelas atau mapelnya merancang pembagian tugas penyusunan naskah LKPD semester genap yang menjadi tugas selama On-2.
Pelatihan In-2 diakhiri pukul 15.00 dengan mengumpulkan daftar pembagian tugas On-2 dan penyerahan naskah yang telah direvisi. Dijadwalkan setelah lebaran akan dilaksanakan kegiatan In-3. (eka)





