Pimpin PAN Sidoarjo, Khulaim Junaidi Optimis Dongkrak Perolehan Kursi di Pemilu 2029

oleh -17 Dilihat
oleh
Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan (Zulhas) menugaskan Ketua PAN Sidoarjo, Khulaim Junaidi (kanan jaket biru) untuk mengembalikan kejayaan perolehan Kursi DPRD

Sidoarjo, petisi.co – Mendapat mandat memimpin Partai Amanat Nasional (PAN) Sidoarjo, Khulaim Junaidi menyatakan kesiapan menghadapi Pemilu Legislatif (Pileg) 2029. Sejumlah manuver politik telah ia siapkan guna mendongkrak perolehan kursi wakil rakyat yang sempat merosot tajam.

“DPP memberikan amanah kepada saya dengan maksud ingin membangkitkan kembali memori kejayaan ketika dulu pernah mendapatkan 8 kursi legislatif. Diharapkan bisa diwujudkan kembali di masa kepemimpinan saya sekarang ini,” ungkap Khulaim Junaidi, saat ditemui di kantor PAN Sidoarjo, Jum’at petang (1/4/2026).

Untuk mencapai target tersebut, ia mengaku sudah menyiapkan sejumlah langkah strategis. Diantaranya pendekatan langsung kepada masyarakat dan jaringan lama partai. Konsolidasi tidak hanya menyasar struktur formal, tetapi juga tokoh-tokoh yang pernah berjuang bersama PAN.

“Langkah yang saya tempuh ya sama seperti dulu, mendatangi konstituen, tokoh masyarakat, dan orang-orang yang pernah berjuang di PAN. Kita bangun kembali kedekatan itu,” tutur politisi senior yang dikenal dengan slogan Mbangun Deso Noto Kutho ini.

Khulaim menekankan kekuatan PAN terletak pada kehadiran memberi solusi konkret bagi masyarakat dan bukan hanya sebatas hadir dalam momentum politik.

“PAN harus memberi makna, memberi manfaat, memberi solusi. Kita hadir bukan menambah masalah, dan bukan yang masih dianggap masyarakat ada atau tidak ada parpol, sama saja tidak berguna dan bermanfaat untuk masyarakat. Tetapi memastikan PAN hadir memberi jalan keluar bagi masyarakat,” urainya.

Khulaim juga menyoroti pentingnya pendekatan berbasis kebutuhan riil warga, mulai dari persoalan hukum, sosial, hingga kesejahteraan dasar.

“Ada banyak persoalan masyarakat yang butuh pendampingan, baik hukum maupun sosial. Di situ partai harus hadir sebagai solusi,” tandasnya memberi tekanan.

Selain konsolidasi basis lama, Khulaim mengakui adanya Pekerjaan Rumah (PR) besar, terutama di wilayah yang sebelumnya menjadi kantong suara PAN namun mengalami penurunan.

Ia mencontohkan beberapa daerah yang nyaris mempertahankan kursi, namun kalah tipis akibat minimnya kader yang maju.

“Sebenarnya banyak wilayah yang hampir menang, selisihnya tipis sekali. Ini yang harus kita evaluasi dan perbaiki ke depan,” ujarnya.

Dalam strategi ke depan, PAN juga akan mengoptimalkan peran fraksi di DPRD dengan pendekatan bottom-up, menyerap aspirasi masyarakat sebagai dasar perjuangan politik PAN.

“Kita dorong anggota fraksi untuk benar-benar mendengarkan aspirasi masyarakat. Perjuangan di dewan harus berangkat dari bawah, bukan Cuma program pokok pikiran,” kata Khulaim lagi.

Secara programatik, PAN akan fokus pada isu-isu mendasar seperti pendidikan gratis, bantuan biaya awal sekolah, layanan kesehatan, hingga bantuan sosial bagi warga terdampak musibah.

“Kami ingin hadir saat masyarakat benar-benar butuh, seperti saat biaya awal sekolah atau ketika ada warga yang tidak mampu membayar BPJS. Itu yang akan kita perjuangkan,” ujarnya.

Khulaim juga membuka peluang untuk kembali merebut kursi di tingkat provinsi, seiring target peningkatan suara partai di Sidoarjo.

“Kalau kekuatan partai ini bisa kita bangun kembali, tentu peluang untuk merebut kursi DPRD provinsi sangat terbuka,” katanya.

Khulaim berkeyakinan penerapan  kombinasi strategi antara penguatan basis lama, penetrasi wilayah kosong, serta program yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat, Target mendongkrak kursi PAN di Sidoarjo pada Pemilu 2029 mendatang bisa tercapai. (luk)

No More Posts Available.

No more pages to load.