Pokdarwis Bukit Malaikat Jorong Kamang Abadi Gelar Pekan Wisata Alam dan Budaya Mempesona

oleh
Syafri S.Sos, Wali Nagari Kamang bersama Grup tari Kuda Kepang di lokasi Wisata Bukit Malaikat.

SIJUNJUNG, PETISI.CO – Kelompok Masyarakat Sadar Wisata (Pokdarwis) Bukit Malaikat Jorong Kamang Abadi Nagari Kamang, Kecamatan Kamang Baru, Kabupaten Sijunjung, Provinsi Sumatera Barat gelar Pekan wisata Alam dan Budaya 2-8 Mei 2022.

Bejo, Kepala Jorong Kamang Abadi saat ditemui dilokasi Wisata Bukit Malaikat menyampaikan momentum Perayayaan Idul Fitri Pokdarwis Bukit Malaikat Timpeh 6 menggelar beberapa kegiatan Kesenian dan Tampilan Budaya untuk menyambut pengunjung yang ingin menikmati nuansa wisata alam yang betul-betul alami. Jauh dari polusi udara karena lokasi ini berada dalam kawasan pinggiran kebun kelapa sawit yang dibelah oleh aliran Sungai Batang Timpeh yang asri.

“Kami Pokdarwis Bukit Malaikat menyajikan Pemandangan Alam yang indah diiringi gemercik air batang Timpeh nan asri yang indah untuk dinikmati oleh masyarakat di kawasan Nagari Kamang. Dengan harga tiket yang sangat terjangkau dan pengunjung dapat menikmati suasana wisata alam pedesaan yang dirindukan oleh orang perkotaan,” ujar Pak Jorong.

Lanjut Bejo, selama libur lebaran akan menggelar kesenian masyarakat selama tujuh hari, di samping gelaran kesenian juga menyajikan beberapa wahana air Permainan anak – anak yang aman untuk wisata keluarga.

Syafri S.Sos, Wali Nagari Kamang Saat mengunjungi lokasi wisata Bukit Malaikat menyampaikan, Pemerintahan Nagari sengaja membangun tempat wisata bukit malaikat dengan anggaran murni bersumber dari anggaran Biaya Nagari (APBN), untuk menata tempat wisata ini.

Di antaranya pembuatan kolam renang sebagai wahana tempat bermain anak – anak, lokasi parkir, dan penataan aliran sungai tempat MCK serta infra struktur jalan cor beton untuk lalu lintas pengunjung ini. Memberikan pelayanan kepada para wisatawan yang akan berkunjung ke wahana wisata Bukit Malaikat.

“Di samping Infrastuktur Pemerintah Nagari juga membangun los los  UMKM untuk masyarakat untuk menjual makanan tradisional serta kerajinan masyarakat setempat, dampaknya memang dapat dilihat ada geliat ekonomi karena kunjungan wisatawan perhari tidak kurang dari 2000 orang dan dari karcis masuk saja Pengelola bisa mendapatkan uang masuk lebih kurang 10 – 12 juta perhari,” ujar wali muda bersemangat membangun Nagari. (gus)

No More Posts Available.

No more pages to load.