PPS Jatim Deklarasi Dukung Pemerintah Jaga Stabilitas Harga Daging Jelang Idul Adha 1446 H

oleh
oleh
PPS Jawa Timur menggelar deklarasi dan pernyataan sikap dalam mendukung pemerintah jaga stabilitas harga daging sapi jelang hari raya Idul Adha 1446 H

Surabaya, petisi.co – Puluhan peternak sapi yang tergabung dalam Paguyuban Peternak Sapi (PPS) Jawa Timur menggelar deklarasi dan pernyataan sikap dalam mendukung pemerintah jaga stabilitas harga daging sapi jelang hari raya Idul Adha 1446 H, kegiatan dilaksanakan di wilayah peternakan Mojokerto, Minggu (25/5/2025).

Langkah konkret dilakukan Paguyuban Peternak Sapi (PPS) Jawa Timur untuk mencegah adanya gejolak harga pada daging Sapi menjelang Idul Adha 1446 H. Puluhan peternak Desa Tamiajeng, Trawas, Mojokerto yang hadir bersama sama menyampaikan bentuk dukungan terhadap kebijakan pemerintah dalam rangka menstabilkan pasokan daging dan sapi kurban.

Perwakilan Paguyuban Peternak Sapi Jatim, mengatakan, bahwa deklarasi atau serta pernyataan sikap tersebut adalah untuk mendukung stabilitas harga daging sapi jelang Idul Adha 1446 H serta percepatan pertumbuhan ekonomi.

“Tujuan kami adalah mendukung pemerintah jaga stabilitas harga daging sapi jelang Idul Adha, karena pemerintah mempunyai program percepatan pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan, khususnta di Jawa Timur bisa bahagia dan sejahtera,” terang Kasto, Wakil Kepala Kandang di dampingi dan Kepala Dusun Mohamad Sodikin.

Kasto berharap, dengan kegiatan itu mudah mudahan kedepan selalu dapat diperhatikan oleh pemerintah. “Jadi multiefeknya dari pertemuan hari ini, harapan kita sebagai anggota dan juga pengurus kelompok ternak yang ada di bawah mudah mudahan di perhatikan agar lebih maju lagi kedepannya,” ucapnya.

Memang, momen Idul Adha menjadi periode krusial bagi pergerakan harga sapi. Sehingga pemerintah mengambil langkah dalam menstabilkan pasokan dan harga sapi, disisi lain masyarakat yang akan melaksanakan kurban bisa leluasa memilih hewan terbaik tanpa terbebani harga tinggi. (bah)

No More Posts Available.

No more pages to load.