Petisi
Korban tergeletak di pinggir jalan
PERISTIWA

Pria Misterius Tewas di Pinggir Jalan Desa Tepas Kesamben Blitar

BLITAR, PETISI.COMasarakat Dusun Dawung Desa Tepas Kecamatan Kesamben Kabupaten Blitar dikagetkan dengan penemuan mayat tanpa identitas (pria misterius) di pinggir Jalan.

Korban pertama ditemukan oleh saksi Sungkono (54), Kepala Dusun Dawung Desa Tepas Kecamatan Kesamben Kabupaten Blitar Jumat (19/04/2019) sekitar pukul !8.30 Wib.

Iptu Burhanudin Kabag. Humas Polres Blitar kepada awak Petisi.co mengatakan, kronologis penemuan mayat tersebut, Jum’at (19/04/2019) sekitar pukul 18.30 Wib, sewaktu saksi Sungkono (54)  melintas di jalan raya Dawung Desa Tepas, tepatnya di RT 02 RW 03 melihat seseorang  yang biasa mondar-mandir  di sekitar dusun tersebut tergeletak di pinggir jalan.

Kemudian oleh Sungkono orang yang tergeletak tersebut ditegur, “Kalau tidur jangan disitu,“ sambil Sungkono meninggalkan tempat tersebut.

Lebih Lanjut Burhanudin menjelaskan,  selanjutnya pada saat di jalan saksi Sungkono tersadar, bahwa orang yang tergeletak tadi pada waktu  ditegur tidak menjawab, kemudian Sungkono kembali lagi ke tempat dimana orang tadi tergeletak.

Sungkono turun dari motor dan memanggil salah sesorang warga yang bernama Darko, untuk diminta bantuanya untuk membalik tubuh orang yang tergeletak tadi, karena tubuh korban yang terlalu besar.

Setelah dibantu Darko, untuk membalikkan tubuh korban yang posisi tengkurap dijalan, setelah dibailk ternyata korban  sudah tidak bernyawa (meninggal dunia), kemudian oleh Sungkono kejadian tersebut dilaporkan ke Polsek Kesamben.

Burhanudin menambahkan, setelah Polsek mendapatkan laporan, langsung mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk mengidentifikasi dan melakukan pemeriksaan bersama petugas Kesehatan dari Puskesmas Kesamben.

“Hasil pemeriksaan diketahui sebab kematian korban karena sakit dan tidak ada tanda tanda penganiayaan, dan tidak di temukan luka luka pada tubuh korban,” imbuhnya.

Menurut keterangan warga Dusun Dawung Desa Tepas Kesamben Kabupaten Blitar, korban  sudah 5 tahun hidup jadi gelandangan di sekitar TKP,  dan selama tinggal di desa tersebut tidak pernah ada salah satu pun keluarga yang mencari.

Ciri-ciri Korban  badan gemuk, tinggi kurang lebih 175 Cm. Menggunakan baju kaos lengan panjang warna abu-abu, celana warna coklatc/compang-camping dan kusut, rambut pendek kriting dan umur korban berkisar ± 55 tahun.(min)

terkait

18 Pasang Finalis Terpilih Menjadi Duta Sijunjung Genre Tingkat Sumbar

redaksi

Klinik Pratama Dr Didik Sulasmono Gelar Pengobatan Gratis

redaksi

Jembatan Penghubung Antar Dusun di Curahdami Terbengkalai

redaksi