Tuban, petisi.co – Proyek pengembangan fasilitas dermaga dan produksi di Pabrik Tuban merupakan bagian dari kerja sama strategis antara Solusi Bangun Indonesia dan Taiheiyo Cement Corporation yang telah diresmikan pada 2021. Kolaborasi tersebut mencakup peningkatan ekspor, penelitian dan pengembangan (R&D) produk serta solusi berkelanjutan, hingga pertukaran teknologi, Sabtu (7/03/2026).
Dengan nilai investasi mencapai Rp1,4 triliun, proyek ini meliputi sejumlah pengembangan fasilitas dermaga dan pabrik. Salah satunya peningkatan kapasitas terminal khusus dari 15.000 Deadweight Ton (DWT) menjadi 50.000 DWT.
Peningkatan kapasitas ini dilakukan melalui pembangunan jetty trestle dan jetty platform baru yang terhubung dengan dermaga yang sudah ada. Selain itu, proyek ini juga mencakup pembangunan sejumlah fasilitas produksi seperti blending silo system berkapasitas 8.000 ton, clinker silo system berkapasitas 15.000 ton, serta dua cement silo system yang masing-masing berkapasitas 18.000 ton.
Untuk mendukung distribusi, perusahaan juga memasang fasilitas transportasi berupa tube conveyor sepanjang 4,1 kilometer, tripper conveyor, serta ship loader dengan kapasitas 1.000 ton per jam (tph) yang berfungsi mengirim semen curah dari pabrik menuju kapal di dermaga.
Direktur Utama Solusi Bangun Indonesia, Rizki Kresno Edhie Hambali, mengatakan bahwa pembangunan fasilitas tersebut kini telah mencapai 99 persen dan ditargetkan mulai beroperasi pada pertengahan 2026.
“Pada tahun ini kami menargetkan volume ekspor sekitar 450 ribu ton, dengan kemampuan pemenuhan permintaan pasar ekspor hingga 1 juta ton semen per tahun,” kata Rizki.
Ia menambahkan, melalui sinergi dengan SIG dan kerja sama dengan Taiheiyo Cement Corporation, fasilitas ini diharapkan memperkuat kapasitas industri semen nasional dalam menjangkau pasar global sekaligus meningkatkan utilisasi produksi di tengah perlambatan pasar domestik.
Sementara itu Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka dalam kunjungan kerja ke Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Jumat (6/3/2026) kemarin, untuk meninjau proyek pengembangan dermaga dan fasilitas produksi milik PT Solusi Bangun Indonesia Tbk.
Dalam kunjungan tersebut, Wapres didampingi oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky. Kedatangan rombongan disambut jajaran manajemen perusahaan, di antaranya Direktur Utama Solusi Bangun Indonesia Rizki Kresno Edhie Hambali dan Direktur Utama PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) Indrieffouny Indra.
Dalam peninjauan tersebut, Wapres Gibran menyampaikan dukungannya agar industri dalam negeri semakin berperan di pasar global, dengan tetap menjaga standar pengelolaan lingkungan.
“Semoga segera operasional dan mendukung peningkatan kapabilitas bangsa di kancah global serta agenda pembangunan yang berkelanjutan dan rendah emisi, tidak hanya di Indonesia, tetapi juga di mancanegara,” ujar Gibran.
Hal senada disampaikan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa yang mengapresiasi langkah Solusi Bangun Indonesia dalam upaya perlindungan lingkungan dan dekarbonisasi menuju target Net Zero Emission 2050. Salah satu langkah strategis tersebut adalah pemanfaatan bahan bakar alternatif yang dikelola oleh divisi pengelolaan limbah ramah lingkungan perusahaan, Nathabumi. (ric)






