Puting Beliung Terjang Dua Desa di Kecamatan Balongbendo Sidoarjo

oleh -200 Dilihat
oleh
Cak Nur didampingi Dwijo Prawito dan jajarannya saat menemui salah seorang warga korban musibah angin puting beliung.

SIDOARJO, PETISI.CO – Dua desa di Kecamatan Balongbendo, Sidoarjo, yakni Bakung Pringgodani dan Wonokarang diterjang angin puting beliung, Sabtu sore (15/12/2018).

Menurut data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sidoarjo mencatat ada sekitar tiga puluh hunian warga di dua desa itu yang mengalami kerusakan.

Pasca-kejadian, Wakil Bupati (Wabup) Sidoarjo, Nur Ahmad Syaifuddin didampingi Kepala BPBD Sidoarjo, Dwijo Prawito mengunjungi lokasi untuk melihat kondisi dua desa yang disapu angin puting beliung itu.

Pertama, Desa Bakung Pringgodani. Di desa ini, terlihat belasan rumah warga yang atapnya hancur berantakan, serta sejumlah pohon besar tumbang. Kedua, di Desa Wonokarang. Kondisi rumah warga tak beda dengan Desa Bakung Pringgodani.

Dalam kesempatan ini, Wabup Sidoarjo yang akrab dipanggil Cak Nur ini, meminta kepada pihak BPBD untuk segera mempercepat penanganan bencana tersebut.

“Apa yang perlu ditangani pertama kali untuk dilakukan? Ya, seperti pendataan korban, serta pembersihan atap rumah maupun pohon tumbang. Juga, saya berharap petugas dari BPBD dan Dinas PUPR sudah turun melakukan tinjauan dan pendataan apa yang musti diberikan secara cepat,” pintanya.

Ditambahkan, dari hasil pendataan tersebut, Pemkab Sidoarjo akan segera mengirimkan material. Khusus, rumah warga yang rusak berat, tim dari Pemkab dibantu pihak desa terdampak akan menghitungnya terlebih dulu, agar diperoleh hasil yang akurat.

“Jumlah rumah warga yang rusak di dua desa tersebut total tiga puluh rumah yang rusak. Setiap rumah yang rusak akan didata dan BPBD akan segera menyelesaikannya,” ujarnya.

Dalam kesempatan ini, Cak Nur merasa prihatin atas kejadian musibah tersebut, juga mengucapkan rasa syukur, karena musibah angin puting beliung kali ini tak banyak makan korban. Dampaknya, tak sebesar bencana serupa yang pernah terjadi sebelumnya.

Ia juga meminta warga setempat kompak, dengan dibantu relawan, bergotong royong membersihkan puing-puing atap rumah yang berserakan dan pepohonan yang tumbang.

“Warga tetap bersabar, meski ditimpa bencana. Kami juga berdoa, agar tak ada lagi bencana di Sidoarjo. Kita akan bergerak semuanya, termasuk seluruh OPD (organisasi perangkat daerah) di lingkungan Pemkab Sidoarjo,” harap Cak Nur.(wah)

No More Posts Available.

No more pages to load.