SIDOARJO, PETISI.CO – Warga Dusun Bakung, Desa Bakungtemenggungan, Kecamatan Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo menolak pembangunan lahan di atas Tanah Kas Desa (TKD) seluas kurang lebih 6 ribu meter, Minggu (15/01/2023).
Koordinator warga, Paino menjelaskan, penolakan warga Dusun Bakung tersebut, diduga alih fungsi pembangunan lahan TKD dan tidak ada sosialisasi terhadap masyarakat. Padahal lahan TKD masih produktif dibuat pertanian.
“Kami datang di lokasi lahan TKD ini dan memasang banner sebagai penolakan yang rencananya dibangun workshop,” ujarnya.
“Kepala Desa harus tanggung jawab atas perkara ini. Warga menolak rencana pembangunan di atas lahan TKD Dusun Bakung. Lahan TKD yang masih produktif diduga disewakan tanpa ada sosialisasi ke warga,” tulisan banner yang dipasang di lokasi lahan TKD.
Warga Dusun Bakung berharap lahan TKD tersebut tetap menjadi lahan pertanian.
“Lahan TKD masih produktif dan masih subur, kan bisa ditanam jagung apa tebu. Oleh karena itu, warga berharap lahan dikembalikan seperti dulu,” ucapnya.
Timan, mantan RT Dusun setempat setelah mengetahui bahwa lahan TKD akan segera dilakukan pembangunan.
“Koyok ngene iki gak bener mas, mestine warga diomongi sing nggenah, iki podo karo golek perkoro (hal semacam ini tidak bagus mas, seharusnya warga diajak komunikasi dengan baik, kalau seperti ini sama saja cari perkara),” katanya, Sabtu (14/01/2023).
Guna memberikan berita yang seimbang, jurnalis Petisi.co mencoba menghubungi Kepala Desa Bakungtemenggungan, Abu Dawud melalui WhatsApp. Namun ketika ditelepon dalam keadaan berdering, dan tidak ada tanggapan, sehingga berita ini ditayangkan. (jar)







