RSNU Tuban–BPJS Kesehatan Perkuat Akses Layanan Kesehatan Lewat CSR

oleh
oleh
Penandatanganan MoU antara RSNU Tuban dan BPJS Kesehatan terkait CSR

Tuban, petisi.co – Langkah nyata dalam memperluas akses layanan kesehatan bagi masyarakat kembali diperkuat lewat penandatanganan Corporate Social Responsibility (CSR) antara BPJS Kesehatan Cabang Bojonegoro dan RSNU Tuban, Selasa (28/04/2026).

Kerja sama ini difokuskan untuk membantu warga kurang mampu, terutama yang belum terdaftar atau memiliki kepesertaan nonaktif, agar bisa kembali memperoleh jaminan layanan kesehatan.

Direktur RSNU Tuban, dr. Didik Suharsoyo, menjelaskan bahwa kolaborasi tersebut merupakan bagian dari dukungan terhadap program Universal Health Coverage (UHC). Ia menegaskan komitmen pihaknya dalam memastikan seluruh masyarakat, khususnya di Kabupaten Tuban, mendapatkan hak yang setara dalam mengakses pelayanan kesehatan.

“Sebagai upaya mendukung keberhasilan UHC, kami berinisiatif membantu masyarakat yang belum terdaftar atau yang kepesertaannya tidak aktif agar bisa kembali aktif,” tuturnya.

Pada tahap awal, RSNU Tuban telah menyalurkan bantuan kepada 15 kepala keluarga di Kelurahan Perbon dan Mondokan, dengan total 54 jiwa. Program ini direncanakan terus diperluas melalui proses screening bagi warga yang membutuhkan, dengan mengedepankan nilai infak dan sedekah.

“Kami berharap manfaatnya bisa terus menjangkau lebih luas. Prinsip kami sederhana, Khoirunnas Anfauhum Linnas, sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain,” imbuhnya.

Selain melalui CSR, RSNU Tuban juga telah lebih dulu menggulirkan program Penerima Bantuan Iuran (PBI) kolektif sejak 2018. Program ini menyasar pengurus Nahdlatul Ulama (NU), tokoh agama, serta takmir masjid dan musala di Kabupaten Tuban yang belum menjadi peserta BPJS Kesehatan.

“Sejak 2018 kami sudah menjalin kerja sama untuk membantu berbagai elemen masyarakat, bahkan hingga membayarkan iuran BPJS Kesehatan mereka,” jelas dr. Didik.

RSNU Tuban juga memberikan kesempatan bagi masyarakat, khususnya tokoh agama dan pengurus tempat ibadah, yang belum memiliki jaminan kesehatan untuk bergabung dalam program tersebut.

Di sisi lain, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Bojonegoro-Tuban, Wahyu Giyanto, menyampaikan apresiasi terhadap langkah RSNU Tuban yang dinilai sebagai mitra strategis dalam memperluas cakupan kepesertaan BPJS Kesehatan.

“Kolaborasi ini mencerminkan semangat gotong royong dalam membantu masyarakat Tuban memperoleh jaminan kesehatan. Kami optimistis cakupan kepesertaan akan terus meningkat melalui sinergi ini,” ujarnya.

Ia menambahkan, berbagai program kolaboratif seperti PBI kolektif telah berjalan dengan baik dan diharapkan bisa terus dikembangkan. BPJS Kesehatan juga membuka peluang verifikasi data masyarakat berdasarkan tingkat kesejahteraan (desil) untuk memperluas penerima bantuan.

“Dengan kerja sama ini, kami berharap masyarakat Tuban semakin sehat dan bersama-sama dapat mewujudkan Indonesia Emas 2045,” pungkasnya.

Dengan adanya kolaborasi ini, diharapkan semakin banyak masyarakat yang terbantu dalam memperoleh jaminan kesehatan yang layak. Sinergi antara BPJS Kesehatan dan RSNU Tuban pun menjadi bukti nyata bahwa semangat gotong royong dapat memperluas akses layanan kesehatan sekaligus mendorong terwujudnya pemerataan kesejahteraan di tengah masyarakat. (ric)

No More Posts Available.

No more pages to load.