BONDOWOSO, PETISI.CO – Dalam rangka menyambut Hari Santri Nasional (HSN) 2018, Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resort Bondowoso, memfasilitasi pembutan Surat Izin Mengemudi (SIM), secara gratis kepada 100 santri di tiga Pondok Pesantren (Ponpes) Kabupaten Bondowoso.
Disamping itu, Kapolres Bondosowo, AKPB. Taufik Herdiansyah Zeinardi, di acara tersebut, memaparkan, melalui kegiatan ini, Polisi Sahabat Santri (POSS), Satlantas Bondowoso memberikan pemahaman kepada santri mengenai tata cara berlalu lintas.
“Kegiatan POSS ini, dilakukan dalam rangka hari santri yang akan jatuh pada Senin 22 Oktober. Kita akan memberikan pelatihan tata cara berlalu lintas dengan baik dan benar. Nantinya yang mampu kita berikan hadiah, yaitu berupa SIM secara gratis,” ucap dia, di Kantor Satlantas.
Tak hanya itu, mantan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) itu, mengatakan, bahwa kegiatan POSS, bertujuan untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas yang didominasi oleh para remaja.
“Oleh karena itu, agar perwakilan santri yang telah mengikuti pelatihan ini, bisa menjadi pelopor keselamatan bagi teman-teman sejawatnya,” katanya sambil mengimbuhkan, data kecelakaan lalu lintas yang terjadi di saat ini, banyak sekali yang terlibat anak remaja, khususnya pelajar.
“Dengan adanya kegiatan POSS ini, bertujuan untuk menelan angka itu. Dan kami berharap kepada kalian semua untuk menjadi pelopor dalam berlalu lintas. Ingat, kalian meneruskan pengalaman yang didapat ini, kepada teman-temannya yang lain,” tambahnya.
Ditempat yang sama, salah satu, santri dari Ponpes, Al Maliki, M. Munir, mengaku sangat baik kegiatan POSS tersebut. Menurutnya, Kegiatan semacam itu sangat bergunana terhadap pengetahuan kalangan para santri dalam berkendara.
“Kami berharap, acara yang serupa ini dapat dilaksanakan setiap tahun dalam rangka memperingati HSN,” harapnya.
Kegiatan ini, lanjut dia, sangat membantu dalam memperoleh pengetahuan tentang berkendara. “Apalagi dapat SIM secara gratis dari kepolisian,” centusnya.
Diketahui, 100 santri tersebut, dari tiga Ponpes, diantaranya Ponpes Al Maliki, Koncer Malang I, Desa Koncer Darul Aman, Kecamatan Tenggarang, Ponpes Nurut Tolabah, Bunder, Desa Pancoran, Kecamatan Bondowoso dan Ponpes Al Islah, Desa Dadapan Kecamatan Grujugan. Mereka untuk mendapatkan SIM gratis harus melewati tes teori dan praktek. Kemudian tanya jawab, tentang seputar rambu-rambu lalu lintas dan berkendara di jalur lurus, zig-zag dan angka delapan.(latif)








