Sekda Dianto Mampanini Tandatangani MoU Dukungan Atas Rencana Aksi Program Internship Secondman Pemda

oleh
Sekda Dianto Mampanini tandatangani MoU dukungan atas rencana aksi program internship secondman Pemda

JAKARTA, PETISI.CO – Sehubungan dengan telah dilaksanakannya program internship secondman pejabat pemerintah daerah (pemda) oleh Direktorat Jendral Perimbangan Keuangan (DJPK) Batch II tahun 2018 yang dilaksanakan dari tanggal 23 Juli sampai dengan 10 Agustus 2018,  di Jakarta, menindaklanjuti kegiatan tersebut DJPK mengundang pemerintah daerah peserta program internship menandatangani Nota Kesepahaman Memorandum of Understanding (MoU) Kamis (20/9/2018) di Gedung Kementerian Keuangan RI di Jakarta, sebagai bentuk pelaksanaan komitmen dan dukungan atas implementasi rencana aksi peserta program internship secondman Pemda ke DJPK Tahun 2018.

Program internship secondman dan penandatanganan MoU ini dibuat oleh DJPK, mengingat masih banyak daerah yang belum baik dalam hal pengelolaan keuangan daerah.

Agar pengelolaan keuangan daerah tersebut menjadi baik, maka daerah yang mengikuti program internship ini diharuskan membuat rencana aksi dan dari rencana aksi tersebut akan tercipta pengelolaan keuangan daerah yang baik.

Sekjen DJPK Rukijo sebelum melakukan penanadatanganan MoU bersama Sekda peserta program internship menyampaikan agar penyelenggaraan pemerintahan suatu daerah bisa menjadi baik ada 10 kreteria yang harus dipenuhi.

Yaitu menjaga kesehatan fiskal dan pengelolaan keuangan daerah, kesejahteraan, pelayanan dasar publik bidang pendidikan, pelayanan dasar publik bidang kesehatan, pelayanan dasar publik bidang infrastruktur, penyelenggaraan pemerintahan, perencanaan, sakip, inovasi pelayanan publik dan kemudahan investasi.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kuantan Singingi DR. Dianto Mampanini, SE, MT dan para Sekretaris Daerah dari peserta program internship secondman lainnya seperti dari Kabupaten Bungo, Kabupaten Serang, Kabupaten Jene Ponto, Kabupaten Banggai Laut, Kabupaten Buton Utara, dan Kabupaten Maluku Barat Daya yang didaulat memberi sambutan secara bergiliran menyampaikan, dengan telah diikutsertakannya aparatur Pemkab Kuansing dalam program intership srcondman ini, diharapkan ke depan pengelolaan keuangan Kabupaten Kuansing menjadi semakin baik.

“Memang selama ini Kabupaten Kuansing telah meraih opini WTP dari BPK RI sebanyak 7 kali. Akan tetapi sampai sekarang kami belum berhasil mendapat Dana Insentif Daerah (DID), karena ada syarat utama untuk mendapatkan DID tersebut masih belum terpenuhi.  Karena itu dengan adanya pelatihan ini diharapkan berbagai kelemahan di dalam pengelolaan keuangan daerah tersebut akan segera teratasi,” ujar Sekda.

Turut hadir dalam penandatangan MoU tersebut Kepala BPKAD Hendra AP, Kaban Bapenda Jafrinaldi AP dan Kabid Perbendaharaan BPKAD Abdillah Arifin.(gus)