Selama 4 Bulan Polres Mojokerto Kota Ungkap Narkoba Senilai Rp1,16 Milyar, Selamatkan 117 Ribu Jiwa

oleh
oleh
Kapolres Mojokerto Kota, AKBP Herdiawan Arifianto, memimpin langsung konferensi pers di Lapangan Patih Gajah Mada

Mojokerto, petisi.coPolres Mojokerto Kota mengungkap kasus peredaran narkoba periode Januari hingga April 2026. Total barang bukti yang disita bernilai ekonomis mencapai Rp1.163.132.000 dan diperkirakan berhasil menyelamatkan sekitar 117.707 jiwa dari bahaya penyalahgunaan.

Kapolres Mojokerto Kota, AKBP Herdiawan Arifianto, memimpin langsung konferensi pers di Lapangan Patih Gajah Mada, Kamis (30/4). Ia menjelaskan bahwa dalam kurun waktu empat bulan tersebut, pihaknya berhasil mengungkap 47 kasus dan menangkap 57 tersangka.

Barang bukti yang diamankan meliputi 609,74 gram sabu, 60 butir ekstasi, serta 111.490 butir pil koplo. Selain itu, polisi juga menyita 19 timbangan digital, 63 unit HP, 18 unit sepeda motor, dan uang tunai Rp2.036.000.

Dua kasus besar menjadi sorotan utama:

  1. Tersangka YAP (wilayah Meri): Diamankan dengan 226,40 gram sabu. Ia mengaku meraup untung Rp20-30 juta dan telah mengedarkan 3 ons sabu dalam 1-2 bulan terakhir.
  2. Tersangka FVR (wilayah Trowulan): Menyimpan 255,32 gram sabu dengan keuntungan mencapai Rp25 juta.

Kasat Narkoba AKP Arif Setiawan menambahkan, kedua pelaku bukan aktor tunggal, melainkan bagian dari jaringan besar. Pihaknya masih mendalami kasus ini untuk mengungkap otak di balik peredaran tersebut.

“Mayoritas tersangka baru beroperasi sekitar enam bulan dengan motif mencari keuntungan ekonomi cepat tanpa memandang usia pengguna,” ungkapnya.

Para pelaku dijerat Pasal 114 UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman 12 hingga 20 tahun penjara.

Kapolres menegaskan komitmennya terus memburu pengedar, namun mengimbau perlunya peran serta masyarakat.

“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Mari bersama-sama memutus mata rantai narkoba dengan memberikan informasi kepada pihak berwenang,” pungkasnya. (ng)

No More Posts Available.

No more pages to load.