SURABAYA, PETISI.CO – Pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) selama empat tahun terakhir telah berhasil membuka lapangan pekerjaan baru. Dari target 10 juta lapangan pekerjaan, pemerintah mampu merealisasikan hingga 10,5 juta lapangan pekerjaan.
Menteri Tenaga Kerja, Muhammad Hanif Dhakiri mengatakan Presiden Jokowi di awal masa pemerintahannya menargetkan 10 juta lapangan pekerjaan yang harus dibuka di seluruh wilayah Indonesia dalam kurun waktu lima tahun masa jabatannya.
Namun, hingga masa pemerintahan Presiden Jokowi berjalan empat tahun, telah membuka sekitar 10,5 juta lapangan pekerjaan. “Artinya selama masa pemerintahan Jokowi telah terbuka sekitar 2 juta lapangan pekerjaan pertahun,” katanya kepada wartawan usai acara Deklarasi Milenial dukung Jokowi di Surabaya, Sabtu (2/3/2019).
Dengan terbukanya lapangan pekerjaan tersebut, Hanif menyebut pemerintahan era Jokowi telah berhasil menekan angka pengangguran. Dari semula berjumlah 6,1 persen turun menjadi 5,3 persen.
“Angka pengangguran sebesar 5,3 persen ini tercatat sebagai yang paling rendah selama masa reformasi,” tegas Sekjen DPP PKB ini.
Dalam kesempatan itu, Hanif juga menyebut Presiden Jokowi selama empat tahun terakhir telah menekan angka kemiskinan di bawah 10 persen. Tepatnya angka kemiskinan di Indonesia sekarang adalah 9,8 persen. “Itu merupakan angka paling rendah sepanjang sejarah,” ucapnya.
Biasanya, tambah Hanif, statisik kemiskinan di suatu negara biasanya dihitung menggunakan “Rasio Gini”. Semakin tinggi Rasio Gini-nya, semakin tinggi pula tingkat kemiskinannya. “Rasio Gini di Indonesia dulu sebesar empat persen dan sekarang adalah 0,38 persen,” tandasnya. (bm)





