Tuban, petisi.co – Dorongan untuk meningkatkan mitigasi dampak perubahan iklim serta keterbatasan sumber daya, membuat pelaku industri terus berinovasi dalam pengelolaan lingkungan sekaligus menjaga keberlangsungan usaha.
Komitmen tersebut dibuktikan oleh PT Solusi Bangun Indonesia Tbk yang berhasil meraih tiga penghargaan PROPER Hijau 2025 dari Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia.
Penghargaan ini diserahkan kepada Direktur Operasi Edi Sarwono serta Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Asruddin di Sasono Langen Budoyo, Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta.
Tiga PROPER Hijau tersebut diberikan untuk kinerja unggul di Pabrik Cilacap, Pabrik Tuban, dan Pabrik Lhokngayang dioperasikan bersama anak usaha, PT Solusi Bangun Andalas.
Penghargaan ini menjadi bukti bahwa perusahaan telah melampaui standar kepatuhan (beyond compliance) dalam pengelolaan lingkungan, termasuk efisiensi energi, penurunan emisi, hingga pemberdayaan masyarakat.
Direktur Operasi Solusi Bangun Indonesia, Edi Sarwono, menegaskan bahwa capaian ini merupakan hasil kolaborasi antara inovasi operasional dan keterlibatan masyarakat.
“Keberlanjutan harus dibangun secara menyeluruh, mulai dari pengelolaan energi dan penurunan emisi di pabrik, hingga bagaimana kami tumbuh bersama masyarakat. Ini adalah komitmen kami untuk menghadirkan solusi yang tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga memberikan manfaat nyata,” ujarnya, Jumat (17/04/2026).
Sebagai bagian dari SIG, perusahaan terus mendorong transformasi industri bahan bangunan melalui proses produksi yang lebih efisien dan bertanggung jawab.
Di Pabrik Lhoknga, perusahaan menerapkan teknologi burner rendah emisi untuk meningkatkan efisiensi pembakaran serta menekan emisi. Selain itu, masyarakat diberdayakan untuk mengolah limbah kelapa menjadi pakan ternak yang lebih bernilai guna.
Sementara di Pabrik Cilacap, limbah industri berupa oil sludge dimanfaatkan sebagai bahan bakar alternatif pengganti batu bara.
Perusahaan juga menggandeng masyarakat dalam program konservasi berbasis edutainment dan ekowisata kreatif.
Adapun di Pabrik Tuban, optimalisasi penggunaan bahan bakar alternatif dalam proses produksi kiln terus ditingkatkan untuk mengurangi ketergantungan energi fosil. Perusahaan juga berkolaborasi dengan masyarakat dalam pembangunan TPST pertama di Kabupaten Tuban sebagai sarana edukasi pengelolaan sampah dan pengolahan menjadi produk bernilai tambah.
Ke depan, Solusi Bangun Indonesia menegaskan akan terus menghadirkan inovasi berbasis efisiensi energi dan sumber daya guna mendukung industri rendah karbon serta pembangunan berkelanjutan di Indonesia. (ric)






