Tuban, petisi.co – PT Pertamina Hulu Energi Tuban East Java (PHE TEJ), bagian dari Zona 11 Regional 4 Indonesia Timur Subholding Upstream Pertamina, menggelar sosialisasi terkait rencana pemboran sumur pengembangan Mudi 22ST2. Kegiatan ini dilaksanakan di Kantor Desa Rahayu, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban dan melibatkan masyarakat dari Desa Rahayu, Kebonagung, serta Bulurejo, Kecamatan Rengel, Rabu (2/07/2025).
Manager TEJR Field, Nanang Nasarudin Yusuf, menjelaskan bahwa pemboran sumur pengembangan Mudi 22ST2 merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam menjaga keberlanjutan produksi di Lapangan Mudi yang tergolong sebagai mature field, di mana secara alamiah mengalami penurunan produksi. Upaya ini sekaligus bertujuan mendukung pencapaian target produksi migas nasional yang telah ditetapkan oleh pemerintah.
“Mohon doa dan dukungan dari seluruh pihak agar pemboran Mudi 22ST2 ini dapat berjalan lancar dan menghasilkan capaian yang menggembirakan bagi kita semua,” ujar Nanang.
Ia juga menyampaikan apresiasi atas dukungan masyarakat dan pemangku kepentingan yang telah memungkinkan operasi PHE TEJ berjalan baik hingga saat ini.
“Semoga sinergi, termasuk pelibatan tenaga kerja lokal dan program pengembangan masyarakat, terus memberikan manfaat bagi warga sekitar,” tambahnya.
Sebagai bagian dari kegiatan sosialisasi, PHE TEJ turut menyalurkan bantuan berupa 600 paket sembako bagi masyarakat prasejahtera serta santunan kepada anak yatim.
Danramil Kecamatan Soko, Kapten Inf. Prayitno, yang hadir mewakili Forkopimca Kecamatan Soko, memberikan apresiasi atas sinergi antara PHE TEJ dengan masyarakat dan pemerintah setempat. Ia menilai pelibatan tenaga kerja lokal dan kepedulian sosial yang ditunjukkan PHE TEJ patut diapresiasi.
“Kami mendukung penuh kelancaran kegiatan operasi, khususnya proses mobilisasi peralatan pemboran yang melibatkan kendaraan-kendaraan besar. Harapannya semua kegiatan dapat terlaksana tepat waktu dan tetap mengutamakan keselamatan serta kenyamanan masyarakat,” tegas Prayitno. (ric)







