STIKES Pemkab Jombang Peringati Hari Kartini

oleh
drg Budi Nugroho MPPM bersama dosen dan pemenang lomba

JOMBANG, PETISI.COSTIKES Pemkab Jombang menggelar lomba Fashion Show  dan merias wajah dengan mata tertutup. Acara ini dalam rangka memperingati Hari Kartini yamh diikuti oleh civitas akademika STIKES Pemkab. Bertempat di halaman kampus dan Aula kampus  STIKES Pemkab Jombang, Selasa (24/4/2018) sore.

drg. Budi Nugroho MPPM saat menilai peserta lomba merias wajah dengan mata tertutup

Ketua STIKES Pemkab Jombang, drg. Budi Nugroho MPPM ketika dikonfirmasi petisi.co mengatakan, sangat bangga dan terharu dalam menyemarakkan peringatan Hari Kartini.  Dimana baik antara dosen maupun mahasiswa bisa menyatu dalam mengekspresikannya.

“Kami merasa bersyukur dan terima kasihnya kepada jasa pahlawan Ibu Kartini. Semoga bisa menjadikan sebuah tradisi dan agar tidak melupakan sejarah,” katanya.

Ketua panitia dan juga sebagai Wakil Ketua I STIKES Pemkab Jombang, Dr Sestu Retno Dwi Andayani,S.Kp, M.Kes mengatakan, kegiatan dalam rangka memperingati Hari Kartini tersebut diikuti oleh 315 mahasiswa. Terdiri dari Sarjana Kebidanan, D3 Kebidanan, Sarjana Keperawatan serta mahasiswa D3 Keperawatan. Sedangkan mahasiswa lainnya sedang praktek.

Lanjut Sestu, tujuan diadakan peringatan Hari Kartini yakni untuk mengenang jasa perjuangan Ibu Kartini sebagai emansipasi wanita. Di samping itu supaya anak-anak sebagai generasi bangsa bisa melanjutkan perjuangan Ibu Kartini. Kita sebagai kaum perempuan bisa melakukan kegiatan membantu masyarakat melalui profesi kita. Apalagi di jurusan kebidanan semuanya perempuan.

“Ke depannya kegiatan peringatan Hari Kartini dapat dilaksanakan tiap tahunnya. Mungkin yang akan datang kegiatan akan diadakan lebih meriah lagi dibandingkan peringatan saat ini,” harap Sestu.

Di tempat yang sama salah satu mahasiswa bernama Madu, Jurusan Kebidanan semester IV ketika dikonfirmasi petisi.co mengatakan sangat senang dengan kegiatan peringatan Hari Kartini. Karena Ibu Kita Kartini sebagai pahlawan emansipasi wanita.

“Ajarannya Ibu Kartini  bisa menambah semangat kita sebagai kaum perempuan untuk maju dan tidak berpikir yang primitif,” tutup Madu. (rahma)