Subterranean Street Society, Grup Band Belanda Denmark Tampil Perdana di Indonesia

oleh -1145 Dilihat
oleh
Penampilan grup band Subterranean Street Society di Auditorium Kampus Universitas Katolik Widya Mandala

SURABAYA, PETISI.CO – Auditorium Kampus Universitas Katolik Widya Mandala  (UWM) menjadi lokasi konser kedua bagi grup musik Subterranean Street Society.

Menurut Direktur Erasmus Huis, Nicolaas de Regt, penampilan grup band Subterranean Street Society di Indonesia adalah kali pertama.

“Kedatangan grup band trio belanda Denmark ini adalah kali pertama atas undangan pusat kebudayaan Belanda Erasmus Huis. Mereka sebelumnya sudah tampil perdana di Jakarta, disusul kedua di Surabaya dan terakhir atau ketiga nantinya di Samosir,” ungkap Direktur Erasmus Huis Nicolaas de Regt, Rabu (7/8/2024)

Nicolaas menyebut grup musik Subterranean Street Society dikenal memiliki warna musik yang energik dengan mengusung isu-isu sosial.

“Penampilan grup musik ini merupakan ekspresi dari keprihatinan atas isu-isu kontemporer, dan upaya mereka dalam mengatasi permasalahan sosial. Hal ini sejalan dengan misi Erasmus Huis untuk mendorong terciptanya dialog dan pemahaman,” terangnya.

Penampilan grup band Subterranean Street Society

Nicolaas yakin penampilan grup band ini akan menginspirasi penonton Indonesia dan membuka kesempatan untuk pertukaran budaya antara kedua Negara.

Sebelum menggelar Konser di Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya, Subterranean lebih dulu tampil di Eramus Huis Jakarta pada 3 Agustus pekan lalu.

“Konser akan dilanjutkan di even Samosir Music International Festival pada tanggal 10 Agustus mendatang,” ujarnya.

Selain itu, imbuh Nicolaas, grup band ini  juga akan memberikan serangkaian lokakarya untuk musisi lokal.

“Dalam lokakarya, mereka akan membagikan pengalaman dan wawasan mereka tentang industri musik.

Lokakarya baru saja digelar di SMKN 12 Surabaya pada 6 Agustus dan di Samosir pada 9 Agustus,” kata dia.

Seperti diketahui, personil Subterranean Street Society terdiri dari Louis Puggaard-Müller pada vokal dan gitar, Ivo Johan Schot pada bass, gitar dan vokal, serta Joost Koevoets pada drum, synth, dan vokal.

Band ini dikenal karena perpaduan musik alternatif, grunge, dan folk yang khas.

Lagu mereka “Only Your Sins Know” masuk ke serial Netflix “Ragnarok” dan mereka telah tampil di berbagai panggung di Eropa.

Album terbaru mereka “Bleep” menandai perubahan musik mereka dari melankolis menjadi gaya musik yang lebih konfrontatif dalam merespon isu sosial.

Untuk tour musik di Indonesia, mereka tampil dengan membawakan lagu-lagu dari album terbarunya serta beberapa lagu rilisan sebelumnya.

“Kami sangat bersemangat untuk membawa musik kami ke Indonesia. Ini adalah mimpi yang menjadi kenyataan bagi kami, mendapatkan kesempatan untuk membagikan pesan kami kepada audiens baru dan menularkan pengalaman  Kami kepada musisi lokal di Indonesia,” pungkas Ivo seusai tampil dihadapan ratusan  penonton. (luk)

No More Posts Available.

No more pages to load.