BONDOWOSO, PETISI.CO – Pendataan bantuan sosial (Bansos) bagi warga terdampak Covid-19 di RT 36, Dusun Wringin Kurung, Desa Jurang Sapi, Kecamatan Tapen Bondowoso, tidak berjalan mulus. Mengapa demikian, karena sejumlah warganya yang didata oleh Pemerintah Desa (Pemdes) setempat tidak menerima bantuan tersebut.
“Kami didata, setelah pencairan tak kunjung dapat. Kami warga miskin, yang juga terdampak Covid-19, tidak pernah dapat bantuan apapun dari pemerintah. Padahal, sudah jelas, jikalau warga tak dapat bantuan dari Kemensos atau Dinsos bisa diberi bantuan BLT-DD,” kata sejumlah warga belum lama ini.
Lebih lanjut mereka mengaku, bahwa bantuan di desanya kebanyakan warga yang ekonominya sudah mapan.
“Di sini banyak warga yang ekonominya mapan menerima bantuan tersebut,” imbuhnya.
Sementara, Kepala Desa (Kades) Jurang Sapi, Sutikno ketika dikonfirmasi melalui telepon selulernya, Kamis (28/5/2020), membenarkan adanya pendataan tersebut. Menurutnya, pendataan yang terakhir memang tidak muncul. Dan saya akan berupaya untuk menghadap ke Dinas Sosial (Dinsos) Bondowoso.
“Ini yang membuat saya kepikiran terhadap warga RT 36, karena tidak kebagian,” jelasnya.
Pendataan tersebut, kata Sutikno, saya menyerahkan penuh ke Kepala Kasun (Kasun) Wringin Kurung.
“Saya pernah klarifikasi ke Kasun, bahwa datanya sudah masuk ke Kemensos. Setelah data masuk ke desa, ternyata warga di RT 36 tak masuk di data. Saya pusing akibat adanya kejadian ini,” tandasnya.
Untuk diketahui, warga RT 36, Dusun Wringin Kurung, yang tak kebagian jatah bansos, diantaranya, janda tua dan warga miskin. Selain itu, mereka berharap kepada pemerintah, pendataan bansos direvisi ulang, agar tepat sasaran. (tif)






