Tingkatkan Kinerja Teritorial Melalui Kajian Bujuk Binter

oleh

SURABAYA, PETISI.CO Guna menciptakan kesamaan visi dan persepsi dari seluruh pejabat Apkowil dalam memahami hakekat Pembinaan Teritorial (Binter) yang sesungguhnya dalam mewujudkan Kemanunggalan antara TNI dan Rakyat, Tim Pusat Teritorial Angkatan Darat (Pusterad) tak henti-hentinya untuk terus melakukan sosialisasi di setiap jajaran TNI-AD.

Dalam amanat Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI I Made Sukadana S.IP, yang dibacakan oleh Letkol Inf Gandu mengatakan, hal itu sangat penting untuk dilakukan mengingat sistem pertahanan Negara yang masih menganut Sistem Pertahanan Rakyat Semesta (Sishanta). “Sarana dan prasarana nasional menjadi kekuatan pertahanan yang mampu secara mandiri menghadapi kemungkinan ancaman yang timbul,” terangnya.

Pabandya Kemampuan Teritorial (Puanter) Kodam V/Brawijaya itu menambahkan, sebagai satuan Komando Kewilayahan, Kodam V/Brawijaya diharuskan untuk bisa menyusun dan melaksanakan Binter dengan sebaik-baiknya. “Sebagai satuan Komando Kewilayahan, kita harus bisa mewujudkan pemberdayaan Nasional di wilayah bersama-sama komponen bangsa yang lain secara terpadu, terkoordinasi, terintigrasi dan sinergis,” jelas Letkol Inf Gandu dalam amanat yang dibacakannya.

Sementara itu, di tempat yang sama, Ketua Tim Pusterad, Kolonel Arh Ali Mudjid, S. Sos menambahkan, kegiatan yang sedang berjalan saat ini diadakan dengan tujuan untuk saling berkoordinasi dan menyamakan persepsi tentang penyelenggaraan Binter di satuan bawah sebagai satuan pelaksana. “Perlu penegasan kembali. Bahwa, Binter sebagai fungsi utama Angkatan Darat (AD) sudah tertuang di dalam Doktrin Kartika Eka Paksi,” kata Ketua Tim Pusterad di Aula Makodam V/Brawijaya, Kamis (24/11/2016).

Kolonel Arh Ali Mudjid, S. Sos menegaskan, program Pusterad yang sedang berlangsung saat ini tidak hanya sekedar kegiatan rutin saja. Namun, program tersebut merupakan tonggak dalam melaksanakan Binter dengan baik dan benar. “Manfaatkan kegiatan ini untuk mendapatkan pedoman dalam penyelenggaraan Binter dan dapat menyempurnakan produk-produk yang selama ini kurang efisien,” tegasnya.(pen)