Tingkatkan Wawasan Konsumsi Protein Hewani, Disnakan Magetan Gelar Lomba Masak Berbahan Daging

oleh -690 Dilihat
oleh
Lomba masak berbahan daging
-->

MAGETAN, PETISI.CO – Mengusung tema Kepedulian Disnakan terhadap diverifikasi olahan protein hewani, Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakan) Sektor Bidang Usaha Tani dan Peternakan Kabupaten Magetan menggelar lomba masak cipta olahan berbahan dasar protein hewani daging ayam.

Melibatkan 50 peserta dari perwakilan 18 Kecamatan Kader PKK  terbagi menjadi 10 Tim, dengan menghadirkan narasumber pemateri profesional Chef Subadri dari Hotel Aston Madiun dan tim juri yang sudah memiliki sertifikasi di bidang memasak/kuliner dari SMKN 1 Madiun dan MAN 1 Magetan di halaman Kantor Disnakan, Rabu (29/11/2023)

Dijelaskan Nur Haryani, Kapala Dinas Peternakan dan Perikanan Magetan, melalui Sidik Perwito, Kepala Bidang (Kabid) Usaha Tani dan Peternakan menjelaskan, salah satu pokok dan fungsinya melalui bidang tani dan peternakan melakukan pembinaan, mendampingi, membimbing dan memonitoring pelaku usaha di sektor peternakan dan perikanan mulai hulu hingga hilir yakni dari peternak sampai ke pengelola dan pemasaran di sektor produk peternakan dan perikanan.

“Sedang pada kegiatan lomba memasak berbahan daging tersebut bertujuan untuk meningkatkan konsumsi masyarakat terutama makanan yang berasal dari protein hewani seperti daging ayam. Serta untuk meningkatkan wawasan peserta lomba dalam hal variasi pada olahan berbahan daging ayam,” terang Sidik.

Adapun penilaian kategori dalam lomba di antaranya kostum, rasa, sajian, kebersihan, juga kerjasama tim. Selain itu, pelaksanaan ini untuk mengasah kemampuan tim peserta lomba dengan berkompetisi lomba memasak mengangkat tema Disnakan peduli dan selalu inten dalam penganekaragaman variasi makanan berbahan dasar protein hewani.

Harapan dari kegiatan tersebut nantinya bisa digetok tularkan ke khalayak umum khususnya para pelaku usaha agar terus berjalan sehingga tercipta iklim kompetisi. “Minimal binaan kami yakni TP PKK Kecamatan bisa lebih kompetitif dan berinovasi guna meningkatkan kualitas olahan pangan,” kata Sidik.

Kepada tim peserta yang mendapat juara semoga menjadi motifasi penyemangat untuk terus berkreasi di sektor kuliner, dan bagi tim yang belum mendapa juara agar tidak patah semangat. (pgh/adv)

No More Posts Available.

No more pages to load.