Surabaya, petisi.co – Memasuki usia ke-27 pada tahun 2026, PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) terus menunjukkan komitmennya untuk tumbuh dan berkembang bersama seluruh pemangku kepentingan. Sebagai wujud semangat baru, perusahaan resmi mengusung tagline “RESILIENCE” yang berlaku mulai 1 April 2026.
Tagline ini diambil sebagai respons terhadap dinamika industri kepelabuhanan dan logistik global. TPS meyakini bahwa tantangan yang ada harus dijadikan katalisator transformasi positif demi menjadikan industri logistik Indonesia semakin tangguh dan adaptif.
“Tema RESILIENCE pada usia 27 tahun TPS merefleksikan komitmen perusahaan untuk terus bertumbuh secara berkelanjutan melalui penguatan sinergi dengan Pelanggan dan Para Pemangku Kepentingan,” ujar Sekretaris Perusahaan TPS, Erika Asih Palupi, dalam keterangannya, Selasa (28/04/2026).
Menurut Erika, ketangguhan tidak hanya dimaknai sebagai kemampuan bertahan, tetapi juga kesiapan untuk beradaptasi, berinovasi, dan memberikan kebermanfaatan yang konsisten melalui layanan yang handal dan berkualitas.
Tagline RESILIENCE dimaknai sebagai komitmen berkelanjutan dalam menyatukan manusia, proses, dan teknologi demi menciptakan nilai tambah bagi pelanggan. Hal ini juga tercermin dari konsistensi kinerja operasional TPS yang mampu menjaga keandalan layanan di tengah perubahan kebutuhan pasar dan pola perdagangan global.
Dalam mewujudkan komitmen tersebut, TPS menggelar serangkaian kegiatan sepanjang April 2026 yang menggabungkan pendekatan formal maupun informal. Kegiatan ini bertujuan mempererat sinergi, kolaborasi, dan komunikasi intensif dengan seluruh mitra strategis.
Salah satu agenda utama adalah pelaksanaan Focus Group Discussion (FGD) bersama pelanggan dalam rangka memperingati Hari Konsumen Nasional 2026. FGD ini menjadi ruang dialog yang konstruktif untuk menggali pengalaman dan kebutuhan pengguna jasa, baik layanan internasional maupun domestik.
“Melalui pendekatan fasilitasi yang sistematis, TPS mendorong komunikasi dua arah yang menjadi dasar evaluasi, perbaikan, dan pengembangan layanan ke depannya,” tambah Erika.
Selain forum diskusi yang formal, TPS juga menyelenggarakan kegiatan Fun Cooking Competition yang diikuti oleh pelanggan dan stakeholders di area Gedung Administrasi TPS. Kegiatan ini dirancang untuk membangun hubungan yang lebih akrab dalam suasana santai, sekaligus memperkuat rasa kebersamaan dan kepercayaan (bonding) yang telah terjalin.
Berbagai inisiatif ini merupakan wujud nyata dari pendekatan customer-centric yang diusung TPS. Perusahaan menegaskan bahwa pelanggan dan pemangku kepentingan adalah mitra strategis yang sangat berperan dalam kesuksesan operasional.
Dengan berlandaskan semangat “Reliable Terminal with Service Excellence”, TPS berjanji untuk terus menghadirkan layanan yang handal, efisien, dan berorientasi pada kebutuhan pengguna jasa.
“Kami ingin memastikan bahwa masukan Pelanggan menjadi salah satu poin penguatan proses, sumber daya manusia, dan teknologi, sehingga TPS dapat terus menjaga kepercayaan sekaligus berkontribusi positif bagi kelancaran logistik nasional,” pungkas Erika. (joe)







