SURABAYA, PETISI.CO – Universitas Muhammadiyah (UM) Surabaya bakal memiliki gedung Universitas tertinggi terbaik di Indonesia. Gedung yang diberi nama At Ta’awun Tower 31 Lantai UM Surabaya ini, memiliki fasilitas yang beragam. Mulai dari Apartemen, Ruang E-Sport hingga Techno Park.
Harapan itu, seiring dengan dilakukan peletakan Batu Pertama At-Ta’awun Tower 31 Lantai oleh Ketua Umum PP Muhammadiyah Dr.Haedar Nashir, MSi di komplek UM Surabaya, Selasa (23/4/2019). Hadir di acara itu, Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak, Ketua PW Muhammadiyah Dr Sa’ad Ibrahim M dan sejumlah pengurus PW Muhammadiyah Jatim.
“Gedung At-Ta’awun Tower 31 lantai ini memiliki beberapa kelebihan. Yakni, fasilitas yang beragam dan juga bertujuan sebagai unit bisnis UM Surabaya, karena di dalamnya ada Apartemen, Ruang E-Sport sampaiTechno Park,” kata Rektor UM Surabaya, Sukadiono usai peletakan batu pertama.
Sukadiono berharap dibangunnya At-Ta’awun mampu menjadi penegas kemajuan akademik dan ditunjang dengan kemajuan unit bisnis yang memadai bagi perkembangan UM Surabaya ke depan. Sebagai salah satu PerguruanTinggi Muhammadiyah (PTM ) terbaik di Indonesia, kemajuan di bidang pembangunan merupakan penanda penting.
“At-Ta’awun bisa menjadi spirit ta’awunalaal-birwaal taqwa, yaitu memberi dan memperkuat sebagai akhlak Islam yang utama, yang menegaskan eksistensi UM Surabaya ditengah dinamisasi perkembangan masyarakat global, sesuai harafiah nama dari At-Ta’awun itu sendiri,” ujarnya.
Pencapaian UM Surabaya saat ini meliputi peringkat 100 besar perguruan tinggi terbaik di Indonesia versi web rometrics, versi 4 ICU dan Kemenristekdikti. Selain itu. juga program-program studi sudah terakreditasi B.
Demikian pula dengan program studi kedokteran juga sudah terakreditasi B. Serta pecapaian prestasi dibidang kemahasiswaan baik tingkat nasional maupun international. “Kami akan terus meningkatkan prestasi-prestasi yang lainya, ujarnya.
Pembangunan At Ta’awun Tower 31 Lantai mendapat apresiasi Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir. Gedung ini, diakui, menjadi gedung tertinggi. Tapi, bukan hanya tinggi dalam bentuk fisik saja yang ditonjolkan. Namun, perlu dipikirkan spirit membangun moralitas, intelektualitas dan jiwa entrepreneur di tubuh bangsa Indonesia.
“Maka, patut didukung makna yang disampaikan Rektor UM Surabaya untuk membangun bangsa perlu kerja keras, karya monumental yang menjadi warisan bagi pondasi bangsa ke depan. Karena itu, bangsa ini harus menjadi bangsa produktif,” ujarnya. (bm)







