Probolinggo, petisi.co – Pemerintah Kota Probolinggo menggelar muhasabah atau introspeksi diri di Pelabuhan Perikanan Pantai Mayangan, muhasabah ini melibatkan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kota Probolinggo, seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah serta perwakilan Organisasi Kemasyarakatan dan masyarakat umum.
Wali Kota Probolinggo, Aminuddin menyampaikan rasa bangga dan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah menyukseskan kegiatan tersebut.
Ia menyebut bahwa dengan semangat ‘Bersolek’ yang mengedepankan nilai-nilai kebersihan, keramahan, keaslian dan kreativitas Kota Probolinggo berhasil meraih berbagai capaian.
“Dalam kurun waktu kurang lebih sepuluh bulan Kota Probolinggo telah meraih sekitar 30 penghargaan tingkat nasional diantaranya predikat kota bersih, penurunan angka kemiskinan.serta peningkatan pertumbuhan ekonomi hal ini merupakan hasil kerja bersama seluruh masyarakat,” kata Aminuddin.
Wali Kota Aminuddin juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan kesatuan serta mendoakan saudara-saudara sebangsa dan setanah air di Aceh – Sumatera yang terdampak bencana. Muhasabah ini juga menjadi ajang penggalangan dana tambahan untuk korban bencana di Aceh – Sumatera. “Dana yang berhasil menghimpun dana pun mencapai Rp. 6,4 juta,” ujarnya.
Orang nomor satu di jajaran Pemerintahan Kota Probolinggo ini mengungkapkan, sebagai bentuk dukungan dan empati Pemerintah Kota Probolinggo juga telah menggalang dana yang berhasil dihimpun hampir Rp. 500 juta.
“Selain itu terdapat bantuan dalam bentuk lain yang akan dikirim ke Aceh dan Sumatera untuk para korban bencana,” ungkapnya.
Lebih lanjut politisi Partai Gerindra ini menegaskan bahwa di tahun 2026 terdapat beberapa program kerja dan even yang akan lakukan demi kemajuan Kota Probolinggo. Perbaikan infrastruktur dan layanan publik juga akan menjadi prioritas utama.
“Pembangunan akan kita ratakan, tidak hanya wilayah utara saja namun juga akan bergeser ke wilayah selatan,” pungkasnya. (reb)








