PETISI.CO
Tes swab yang dilakukan di pintu masuk Jembatan Suramadu. (ist)
BERITA UTAMA PERISTIWA

Waspada, Kasus Bangkalan Berpotensi Seperti Awal Ledakan Kasus India

SURABAYA, PETISI.CO – Varian virus SARS-CoV-2 strain B.117 asal Inggris diperkirakan ada di Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur. Hal tersebut diungkapkan oleh Dr. dr. Agung Dwi Wahyu Widodo Msi, Mked. Klin, Sp.Mk, Anggota Dewan Pakar Satgas Penanganan Covid-19 Jatim.

Agung menyatakan bahwasanya kemungkinan itu terkait dengan sifat virus yang mudah menyebar. Transmisi dari varian virus itu sendiri diketahui mencapai 40 90 persen. Untuk varian alpha menurut WHO, sebelumnya bernama varian B.1.1.7 UK. Varian itu berasal dari UK atau Inggris. Kemudian menyebar ke lebih dari 90 negara.

Baca Juga :  Polres Magetan Beri Bantuan Sembako Warga Desa Blaran

“Bisa meningkatkan insiden sebesar 40-90 persen. Ini cukup berbahaya, terutama menyebabkan angka kejadian masuk rumah sakit yang tinggi. Kemudian memperberat kondisi pasien dan menyebabkan mortalitas,” ungkap Agung saat dikonfirmasi, Rabu (9/6/2021).

Agung mengklaim, selain itu ada kemungkinan re-infeksi juga diperkirakan terjadi. Karena itu ia mengimbau supaya masyarakat lebih berhati-hati. Pasalnya orang yang juga sudah divaksin pun juga bisa terinfeksi kembali.

Ketika ditanya terkait kabar bahwa Madura ditengarai sudah terjangkit varian virus mutan Afrika Selatan dan varian virus India, Agung mengaku belum mendapatkan informasi dan bukti sampelnya.

Baca Juga :  Probolinggo Kota Bentuk Kampung Tangguh Bersih Narkoba

“Jadi informasi yang saya dapatkan sebelumnya, di India ada varian Afrika Selatan, tapi saya belum mendapatkan bukti secara detail. Tapi yang kedua, saya dapatkan info dari rapat di koordinasi bersama Pemprov Jatim, baru ada varian Inggris,” ujarnya.

Jika tiga varian virus itu muncul dan terdeteksi ada di Madura, maka bisa jadi kemungkinan kasus Covid-19 ini meledak seperti Negara India.

“Tapi kalau misalnya ketiga varian ini muncul, jadi Inggris, Afrika Selatan, dan India ada, maka bisa dibayangkan ini bisa sama kejadian di India. Karena 3 jenis varian virus ini kita temukan di India semua,” pungkas Agung. (dwd)

terkait

Pjs Bupati Pasbar Hansastri Tinjau Pembangunan Jalan dan Sumur Bor

redaksi

2.400 Vaksin Sinovac Tahap Dua Tiba di Kabupaten Magetan

redaksi

Gubernur Minta Bupati Tulungagung Maryoto Berhati-hati Gunakan Anggaran

redaksi