Wawali Surabaya Akhiri Masa Lajang, Nikahi Teman SMP

oleh
Whisnu dan istrinya melangsungkan pelepasan burung merpati serta balon

SURABAYA, PETISI.COWakil Wali (wawali ) Kota Surabaya, Whisnu Sakti Buana akhirnya mengakhiri masa dudanya, Selasa (10/1/2017) sekitar pukul 09.15. Whisnu menikahi teman SMP-nya, Dini Syafariah Endah yang akad nikahnya dilangsungkan di Masjid Al Akbar, Surabaya.

Usai mengikuti prosesi akad nikah yang dihadiri saksi Gubernur Jatim Soekarwo, Whisnu mengatakan, sudah mengenal Dini sejak duduk di bangku SMP. Tepatnya, saat mereka bersekolah di SMP Negeri 6 Surabaya.

“Ini menyempurnakan saja. Mengakhiri masa lajang, biar tidak jadi bahan omongan, masak Wawali Surabaya dudo terus,” kata Whisnu.

Menurut Whisnu, saat bersekolah di SMA 9, Dini saat itu mengikuti jejak orang tuanya dan pindah ke Yogyakarta. Begitu juga saat ini, berkuliah, Wisnu ke Institut Teknologi 10 November (ITS) Surabaya, sedangkan Dini ke Universitas Gajar Mada.

“Meski jauh, tapi kami sebenarnya masih saling berkomunikasi,” kata Whisnu.

Sementara itu, prosesi akad nikah kali ini berlangsung cukup lancar. Bahkan saat membacakan akad nikah, Whisnu sangat lancar dan tanpa harus mengulang. Whisnu sendiri menikah dengan mas kawin 334 gram logam mulia. Prosesi akad nikah kali ini sengaja dibarengkan dengan HUT PDI-Perjuangan yang ke 44, karena Whisnu kebetulan juga ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya.

Dalam prosesi akad nikah, ratusan simpatisan dan pengurus PDI Perjuangan juga tampak mengantarkan kedatangan Whisnu ke Masjid Al Akbar Surabaya. Usai akad nikah, baik Whisnu dan istrinya melangsungkan pelepasan burung merpati serta balon berwarna hitam dan merah di depan Masjid Al Akbar sebagai simbol keduanya melepas masa lajang.

Setelah akad nikah, prosesi syukuran pernikahan rencannya akan langsung digelar di kantor DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya yang ada di Jalan Kapuas Surabaya. (hari)