PETISI.CO
KH. Ahmad Muwafiq berikan tausyiah Maulid Nabi Muhamad SAW.
PILKADA

Wujudkan Masyarakat Sejahtera Teladanilah Ahlaq Nabi Muhamad SAW

LAMONGAN, PETISI.CO – Untuk mewujudkan negara yang sejahtera hendaknya setiap pemimpin harus mau mempelajari dan meneladani akhlakul karimah Nabi Muhammad SAW dalam memimpin umatnya.

Pesan itu disampaikan oleh Dai Nasional asli Lamongan KH. Achmad Muwafiq, Ahad (8/11/20) dalam pengajian umum untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW di Resto Pingky Jalan Pahlawan Kalianyar, Kecamatan Lamongan.

“Nabi Muhammad SAW memiliki kecerdasan manajerial yang tinggi dalam mengelola, mengatur, dan menempatkan masyarakatnya dalam berbagai posisi sesuai kemampuannya.

Sehingga dapat mencapai tujuan utama, yaitu membangun lingkungan masyarakatnya berlandaskan nilai-nilai Ilahi,” ujar KH. Achmad Muwafiq atau biasa di panggil Gus Muwafiq.

Baca Juga :  Pilkada 2020, Mulai 4 September KPU Sumenep Buka Pendaftaran Pasangan Bacalon Bupati dan Wakil Bupati

Dalam memimpin, kata Gus Muwafiq menerangkan Nabi Muhammad SAW memiliki rasa empati karena tidak pernah mencaci seseorang dan menegur karena kesalahannya dan tidak berbicara kecuali yang bermanfaat. “Kalau Nabi berbicara, yang lain pasti terdiam menunduk,” ucapnya.

Gus Muwafig juga mengambarkan, bahwa wanita sebagai tiang negara karena dengan hati dan kasih sayangnya semua permasalahan keumatan akan selesai. Artinya dengan rasa keibuan dan psikologi seorang pemimpin wanita itu selalu melakukan kepemimpinan dengan hati.

“Wanita saat memimpin jika menggunakan hati dan kasih sayang maka semua permasalahan keumatan dan negara akan selesai. Makanya perempuan sebagai tiang negara itu benar,” tutur ulama berambut gondrong.

Baca Juga :  Quick Count: SR Labuan Ungguli Perolehan Suara Sementara Pilkada Dharmasraya

Sementara itu dalam kesempatan yang sama Ketua PC Muslimat NU Lamongan, Kartika Hidayati mengatakan, kepemimpinan, sikap dan kasih sayang Nabi Muhammad SAW terhadap rakyat, keluarga dan bangsanya itu yang harus diteladani bersama-sama.

“Bagaimana ketika Nabi Muhammad mendidik keluarganya yang wanita yakni istrinya Siti Khotidjah bisa menjadi saudagar (pengusaha) yang hebat. Sedangkan putrinya Siti Asiyah mampu menjadi pemimpin perang yang hebat juga,” kata Kartika Hidayati.

Kartika menegaskan, masyarakat Kabupaten Lamongan harus memahami secara utuh bahwa seorang pemimpin dari kalangan wanita itu juga pernah dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW dari keluarganya.

Baca Juga :  Gus Ipin: Nomor Urut 2 Diartikannya Keseimbangan dengan Simbol Victory

“Sehingga hari ini kalau bicara kepemimpinan wanita sudah disampaikan Gus Muwafiq dengan semua lini dan kepemimpinan kanjeng Nabi. Saya pikir masyarakat sudah sering mendengar sejarah seperti itu. Tinggal bagaimana respektif dilihat secara positif atau negatif itu saja,” ujar Calon Bupati Lamongan yang turut menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. (ak)

terkait

DPC PPP Lamongan Menerima Pengembalian Formulir Pendaftaran Dua Cabup

redaksi

Warga Eks Transmigrasi SP 1-4 Dharmasraya Bulatkan Tekad Menangkan SR Labuan

redaksi

Tekan Wabah DB, Relawan Ponorogo Lakukan Fogging

redaksi