JEMBER, PETISI.CO – Rencananya, Yonarmed 8/105 Tarik bakal mengemban tugas pengamanan daerah rawan di Maluku dan Maluku Utara.
Dalam kunjungannya ke Yonarmed, Rabu 11 November 2020, Kepala Staf Kodam V/Brawijaya, Brigjen TNI Agus Setiawan mengatakan jika suatu tugas yang diberikan oleh negara, merupakan suatu kehormatan.

“Ini kesempatan baik buat para prajurit untuk menunjukkan dedikasinya dan kecintaannya dalam membela negara (Indonesia, red),” ungkapnya.
Bahkan, ia mengungkapkan jika tak sedikit dari sekian banyak prajurit TNI yang belum beruntung, sekaligus mendapatkan kesempatan mengemban tugas seperti yang diberikan oleh Yonarmed.
Kasdam menjelaskan, situasi global dunia saat ini masih banyak terjadi berbagai konflik antar kekuatan, baik di level antar negara maupun antar suku, agama, ras dan golongan.
Ia menyebut, Indonesia merupakan sebuah negara yang majemuk dan heterogen, sekaligus menjadi salah satu negara dengan berbagai potensi konflik yang bisa saja terjadi.
“Untuk itu, TNI terus berusaha menjaga stabilitas keamanan negara. Sehingga, kondisi itu akan menunjang kekuatan pertahanan NKRI,” bebernya.
Satgas Yonarmed 8/105 Tarik, adalah salah satu Satuan bantuan tempur terbaik yang dimiliki oleh Kodam V/Brawijaya. Kasdam menyebut, jika tugas yang diberikan oleh negara, nantinya harus bisa dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab.
“Tugas operasi ini, sebuah kehormatan. Jadi harus bisa dilaksanakan dengan penuh rasa kebanggaan, tanggung jawab dan disiplin,” pintanya. (cah)






