Petisi
Yuswir Arifin Bupati Sijunjung melantik Panitia Pemilihan Wali Nagari
PEMERINTAHAN

Bupati Lantik 280 Orang PPWN Kabupaten Sijunjung

SIJUNJUNG, PETISI.CO – Bupati Sijunjung Yuswir Arifin melantik dan mengambil sumpah 280 orang Panitia  Pemilihan Wali Nagari (PPWN) Kabupaten Sijunjung di Gor Sibinuang Sakti Muaro Sijunjung Provinsi Sumatera Barat, Senin (1/7/2019).

Pelantikan PPWN ini, dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Sijunjung,Yusnidarti, Unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, Zefnihan,AP.M.Si, Kepala OPD, Camat dan Wali Nagari se Kabupaten Sijunjung.

Yuswir Arifin dalam sambutan mengatakan, pemilihan Wali Nagari merupakan proses suksesi pergantian kekuasaan karena peraturan perundang undangan. Dimana jabatan walinagari diatur masa jabatannya dan ketika berakhir harus dilaksanakan pergantian yang pemilihannya.

Pada tahun 2019 ini,  sambung Bupati, ada 40 nagari yang akan melaksanakan pemilihan Wali Nagari.

“Tahun 2019 ini, Sijunjung akan melaksanakan pesta demokrasi pemilihan Wali Nagari,” katanya.

Pesta  pemilihan wali nagari ini, sebut dia, harus berjalan sesuai dengan tahapan yang telah ditetapkan.Selain berjalan sesuai tahapan, kesuksesan pesta demokrasi pemilihan wali nagari tidak lepas dari PPWN.

Karena itu, ia menghimbau para penyelenggara pemilihan wali nagari dan masyarakat  menciptakan Pilwana berkualitas dan berintegritas.

”Mari saling besinergi dan bahu membahu mewujudkan pilwana yang berintegritas di Kabupaten Sijunjung,” ucapnya.

Kepala Dinas PMN, Khamsiardi, SSTP .M.Si menyebutkan, pesta demokrasi pemilihan wali nagari akan dilaksanakan di 40 nagari, dengan jumlah panitia sebanyak 280 orang.Setiap nagari, sebut Khamsiardi, ada satu kelompok PPWN yang berjumlah 7 orang.

“Panitia PPWN berjumlah 7 orang, Ketua, Wakil Ketua, Sekretaris, Wakil Sekretaris dan tiga anggota,” jelasnya.

Ia berharap, panitia pemilihan walinagari bisa merencanakan, mengkoordinasikan, menyelenggarakan, mengawasi dan mengendalikan semua tahapan dalam pelaksanaan Pilwana  di Kabupaten Sijunjung.

“Kita berharap, proses pemilihan walinagari yang demokratis, efektif, efisien, akuntabel dan aspiratif dapat terwujud,” ujarnya.(gus/zet)

terkait