Petisi
Kunjungan di Proyek Normalisasi Kali Sadar Mojoanyar Mojokerto
PARLEMEN

Komisi V DPR RI Tinjau Proyek Normalisasi Kali Sadar Mojoanyar Mojokerto

MOJOKERTO, PETISI.CO – Wakil Bupati Mojokerto Pungkasiadi, menerima rombongan kunjungan kerja spesifik pembangunan infrastruktur di Kabupaten Mojokerto oleh Komisi V DPR RI di Kecamatan Mojoanyar, dilanjutkan meninjau dua titik proyek normalisasi Kali Sadar serta dialog bersama di Peringgitan Rumdin Bupati, Rabu (30/1/2019).

Pimpinan rombongan Kunker Sadarestuwati, mengatakan dalam sambutannya bahwa normalisasi Kali Sadar yang telah dilakukan sejak akhir 2017, tidak akan selesai apabila tidak ada sinergi antara Pemda, Pemprov, dan Pusat.

“Sebenarnya kami ingin pekerjaan selesai semua dengan cepat. Namun anggaran harus dibagi, jadi harus dilakukan bertahap. Pekerjaan ini (normalisasi) tidak akan selesai jika mengandalkan APBN saja. Harus ada sinergi Pemda, Pemprov, dan Pusat,” kata Sadarestuwati.

Dirinya juga mengingatkan di Pemerintah Kabupaten Mojokerto, untuk mengatasi dampak dari kerusakan lingkungan, seperti proyek galian C dan kerusakan hutan.

“Kami disini juga untuk mengingatkan kepedulian terhadap kerusakan lingkungan yang berdampak serius, seperti galian C dan kerusakan hutan yang kian masiv,” tambahnya.

Saat meninjau proyek normalisasi Kali Sadar, wakil bupati dalam keterangannya, berharap agar proyek diselesaikan hingga tuntas sampai Kali Porong.

“Beberapa hari lalu sudah hampir banjir lagi di Kecamatan Mojoanyar.  Banjir bandang ada 2 kejadian. Dengan dimotori BPBD, hal tersebut dapat teratasi (penanganan bencana). Kita juga menyikapi tindakan pasca bencana. Longstorage harus dikerjakan dari hulu ke hilir. Anak sungai juga kita perhatikan. Proyek harus tuntas hingga Kali Porong,” kata Wabup.

Dialog bersama diakhiri dengan penyerahan proposal usulan pembangunan infrastruktur dari Pemerintah Kabupaten Mojokerto tahun 2019, kepada rombongan Komisi V DPR RI.  Meliputi sarana dan prasarana lalu lintas, perlengkapan jalan, bidang keselamatan transportasi darat, pembangunan jalan, jembatan, serta sumber daya air.

Sebagai tambahan informasi, rancangan utama proyek normalisasi Kali Sadar sendiri dimaksudkan untuk mengalirkan debit air antara 50-180 m³/dt pada ruas bagian hulu sungai yang memiliki panjang 23,211 km. Sedangkan bagian hilir direncanakan dapat mengalirkan debit air antara 180-250 m³/dt.

Selain itu juga dilakukan mekanisasi dan elektrisasi 4 pintu bendung, membangun pintu klep (6 lot) dan merehabilitasi (2 lot), serta memasang 5 pompa banjir dengan kapasitas masing-masing 500 lt/dt.(nang/syim)

terkait