658 Lembaga Ikuti TKA SD/MI Kabupaten Kediri Secara Digital dan Hybrid

oleh
oleh
Timsus siaga penuh di posko di depan Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri

Kediri, petisi.co – Sebanyak 658 lembaga SD/MI di Kabupaten Kediri mengikuti Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026 secara digital dan hibrid, yang diikuti 15 ribu siswa kelas VI, difasilitasi Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri dilakukan secara bertahap dalam empat gelombang untuk mengukur capaian pembelajaran.

Untuk memastikan kelancaran, Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri memusatkan penyeliaan dan layanan helpdesk di Posko TKA yang berada di aula depan Kantor Dinas. Posko ini menjadi pusat koordinasi sekaligus tempat penanganan berbagai kendala teknis selama pelaksanaan tes berlangsung.

Dibagi empat gelombang, pertama diikuti 161 lembaga, gelombang kedua 305 lembaga, gelombang ketiga 140 lembaga, dan gelombang keempat 53 lembaga. Pelaksanaan TKA dijadwalkan berlangsung mulai 20 hingga 30 April 2026.

Dalam pelaksanaannya, TKA berlangsung selama dua hari. Hari pertama meliputi sesi latihan selama 10 menit, dilanjutkan dengan tes Matematika dan Numerasi selama 75 menit, serta Survei Karakter selama 20 menit. Sementara hari kedua terdiri dari latihan 10 menit, Bahasa Indonesia dan Literasi Membaca selama 75 menit, serta Survei Lingkungan Belajar selama 20 menit.

Selain membuka layanan helpdesk, tim penyelia juga melakukan pengawasan terhadap para pengawas TKA di masing-masing sekolah. Langkah ini diambil untuk menjaga integritas, ketertiban, serta memastikan pelaksanaan tes berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri, Dr. Mokhamat Muhsin, M.Pd menegaskan bahwa pelaksanaan TKA tahun ini menjadi bagian penting dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan berbasis evaluasi yang objektif dan terukur.

“Pelaksanaan TKA ini bukan hanya sekadar tes, tetapi juga menjadi instrumen untuk memetakan kemampuan akademik siswa secara komprehensif. Kami memastikan seluruh proses berjalan transparan, akuntabel, dan didukung sistem digital yang semakin baik,” ujarnya saat ditemui media, Rabu (22/4/2026).

Ia juga menambahkan bahwa kesiapan teknis dan pendampingan melalui posko helpdesk menjadi kunci sukses pelaksanaan TKA tahun ini.

“Kami sudah menyiapkan tim khusus yang siaga di posko untuk membantu sekolah jika terjadi kendala, baik dari sisi jaringan, perangkat, maupun teknis pelaksanaan. Dengan pola digital dan hybrid, kami ingin memastikan tidak ada sekolah yang tertinggal dalam proses evaluasi ini,” tambahnya.

Muhsin berharap pelaksanaan TKA dapat berjalan lancar hingga akhir dan memberikan gambaran yang akurat terhadap capaian pembelajaran siswa di Kabupaten Kediri. (bam)

No More Posts Available.

No more pages to load.