BLITAR, PETISI.CO – Tercatat 28 warga Kabupaten Blitar masih dalam pemantauan Dinas Kesehatan (Dinkes) terkait virus corona. Hal ini Berdasarkan Informasi dari Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar, dari bidang Pencegahan Pemberantasan Penyakit Menular.
Krisnayekti, Kepala Bidang P2M menyebutkan masarakat yang sekarang ini sedang dalam pengawasan Dinkes merupakan jemaah yang baru pulang umroh, para buruh migran Indonesia dan mahasiswa.
“Sejak Januari hingga 3 Maret 2020 kami telah memantau kondisi kesehatan sebanyak 125 warga Kabupaten Blitar yang baru pulang dari luar negeri,” kata Krisnayekti.
Krisnayekti menambahkan, sejumlah masyarakat yang telah habis masa isolasi rumah selama 14 hari, semua dalam kondisi sehat. “Sedangkan yang masih dalam pantauan saat ini ada 28 orang,” imbuhnya.
Dari 28 orang itu, ada salah satu warga yang baru pulang umroh mengalami flu. Namun masih jauh dari gejala tertular virus corona. Sedangkan yang lainnya, dalam kondisi sehat namun belum diizinkan berinteraksi dengan orang lain.
Menyikapi merebaknya virus Corona hari Kamis ( 5/03/2020 ) Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timus sedang melakukan rapat koordinasi yang diikuti oleh 38 daerah Kabupaten Kota se Jawa Timur, 44 rumah sakit termasuk Blitar dan lintas sektor terkait diantaranya Muslimat Asyah, dan BBTKL se Jawa Timur.
Sementara itu Bupati Blitar, Drs. Rijanto MM meminta kepada masarakat Kabupaten Blitar agar tidak terlalu berlebihan menyikapi hal ini. Rijanto juga mengajak kepada masarakat agar berperilaku pola hidup bersih dan sehat, sering mencuci tangan dengan air mengalir menggunakan sabun. (min)







