Jember, petisi.co – Setelah sebelumnya warga terdampak melayangkan sejumlah tuntutan kepada PT Semen Imasco Asiatic, perusahaan akhirnya merespons dan menggelar musyawarah bersama warga di Desa Lojejer, Kecamatan Wuluhan, Kabupaten Jember.
Pertemuan tersebut dihadiri oleh perwakilan warga Dusun Sulakdoro, tokoh masyarakat, Pemerintah Desa Lojejer, serta unsur Muspika Wuluhan.
Musyawarah difokuskan pada lima tuntutan utama warga: kebisingan mesin pabrik, aroma batu bara yang menyengat, kompensasi bagi warga terdampak, realisasi lapangan kerja yang pernah dijanjikan, serta perbaikan infrastruktur.
Badrus Samsi, Kaur Kesra Desa Lojejer yang mewakili Kepala Desanya mengatakan, kemarin seluruh tokoh masyarakat Dusun Sulakdoro di RT 011/RW 004 telah dipertemukan langsung dengan pihak perusahaan, Jumat (14/11/2025) pagi.
“Hasil pertemuan tersebut disepakati bahwa jalan yang terdampak akan dibenahi oleh pihak PT Semen Imasco Asiatic dalam waktu dekat,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa berita acara musyawarah telah diserahkan pihak Humas PT Semen Imasco Asiatic ke kantor desa pada pagi hari sebelum pertemuan.
Ribut Budiono, Humas PT Semen Imasco Asiatic, membenarkan adanya dialog tersebut. Menurutnya, perusahaan berkomitmen untuk segera merealisasikan perbaikan infrastruktur yang rusak akibat aktivitas operasional.
“Untuk infrastruktur otomatis akan kita realisasikan. Jalan yang kemarin kena longsor akan diperbaiki. Kepala Desa juga mengupayakan pemasangan Bronjong, dan setelah itu jalan akan dicor beton oleh PT Semen Imasco Asiatic,” imbuhnya.
Selain perbaikan infrastruktur, pihak perusahaan juga menyebut telah memberikan sejumlah bantuan sosial bagi warga terdampak, seperti paket lebaran dan hewan kurban pada momen Idul Adha.
Warga berharap kesepakatan ini dapat segera ditindaklanjuti agar dampak aktivitas pabrik tidak semakin mengganggu kehidupan masyarakat. (zen)







