MALANG, PETISI.CO – Banjir bandang mengejutkan warga Desa Tegal Weru, dan Petung Sewu, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, Jumat (24/1/2020) sore sekitar pukul 17.00 WIB. Sontak saja, warga langsung berlari menyelamatkan diri karena jembatan yang menghubungkan dua desa tersebut airnya meluap.
Luapan air di jembatan tersebut, diakibatkan derasnya hujan yang sangat tinggi maka dapat membawa korban harta benda. Meskipun dalam insiden itu tidak ada korban jiwa.

Menurut saksi mata di lapangan, Rikan warga sekitar, saat dikonfirmasi menjelaskan, kejadian itu persisnya pukul 17. 00 WIB. Tiba-tiba banjir besar, sehingga pengguna jalan banyak yang tidak bisa mengelak.
“Ada lima sepeda motor dari berbagai merek, diterjang hingga terbawa ke curah area persawahan. Sehingga para korban dapat menyelamatkan diri dengan berlari. Korban ada yang luka ringan, dan langsung dibawa ke Puskesmas terdekat,” ucapnya.
Namun demikian, petugas di lapangan dibantu warga masih dalam evakuasi. Luapan lumpur, dan batang kayu yang berserakan masih menutupi jalan. Akibatnya berdampak, arus jalan terpaksa harus ditutup sementara.
“Pasar yang berada pertigaan, persisnya di sebelah selatan hampir tertimbun lumpur. Antisipasi, yang diperkirakan ada banjir susulan maka semua petugas disiapkan evakuasi, dengan menggunakan alat berat,” pungkasnya. (hdi/eka)







