Surabaya, petisi.co – Ratusan masyarakat pengendara motor dengan santainya penuhi jalan dan nekat melintasi ruas jalan yang masih belum dibuka. Tepatnya jalan box culvert atas sungai yang berada di Jl. Raya Babat Jerawat sepanjang kurang lebih sepanjang 400 meter, Selasa (5/11/2024).
Ratusan pengendara nekat menerobos ruas jalan baru, lantaran menghindari kemacetan yang terjadi di Jalan Babat Jerawat. Tepatnya di pertigaan pintu masuk PBI, khususnya pada pagi dan sore hari saat masyarakat berangkat dan pulang beraktivitas.
“Kenapa kok belum di buka, padahal ini dirasa sudah selesai. Kalau jalan baru ini bisa dilewati, kan akan mengurai kepadatan yang sering terjadi di pintu masuk perumahan PBI, khususnya pagi dan sore hari,” ujar salah seorang pengendara yang mengaku setiap hari melintasi Jalan Babat Jerawat jika berangkat dan pulang kerja.
Warga berharap agar jalan box culvert atas sungai di Babat Jerawat segera dibuka, mengingat sering terjadi macet di ruas jalan tersebut. Tepatnya di depan pintu masuk/keluar Perumahan Pondok Benowo Indah (PBI) pada pagi dan sore hari.
Pantauan petisi.co, para pemotor itu tak peduli dengan pembatas jalan yang terpasang, mereka tetap menerobos jalan box culvert yang belum dibuka tersebut. Padahal, sudah ditutup dengan pembatas jalan (road barrier) dari beton agar tidak diterobos oleh pengendara.
Namun hal tersebut tak dihiraukan pengendara, mereka tetap menerobos ruas jalan itu. Bahkan mereka rela antri dan bergantian saat keluar dari jalur tersebut.
Sementara pihak pelaksana proyek pembangunan Box Culvert Babat Jerawat, PT. Diatasa Beton KSO mengatakan, jika jalan sepanjang kurang lebih 400 meter tersebut sudah diserahkan ke DSDADM Kota Surabaya, sehingga kewenangan pengaktifannya dari pemerintah kota.
“Sudah kita serahkan ke pemkot, jadi kapan jalan akan dibuka dan diaktifkan menjadi kewenangan pemkot,” ucap Iwan, saat di konfirmasi melalui telepon singkat WhatsApp.
Sementara, Camat Pakal, Deddy Sjahrial Kusuma, ditemui di kantornya terkait kapan dibukanya jalan tersebut belum mendapatkan informasi. Dengan banyaknya pengendara motor yang nekat menerobos ruas jalan tersebut, Camat mengatakan sudah diberikan pembatas jalan atau road barrier.
“Sudah dikasih pembatas jalan road barrier bahkan dari beton, tapi mereka masih saja menerobosnya. Saya juga belum nendapat info kapan mulai diaktifkan, karena lokasi jalannya masih gelap belum ada penerangan, sehingga ditakutkan ada yang nylonong nanti,” ucap Camat Pakal. (bah)






