SURABAYA, PETISI.CO – Menteri Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendi dan Mentri Sosial (Mensos), Tri Rismaharini memastikan bahwa pemerintah pusat akan memberikan pendampingan psikologis kepada keluarga awak kapal selam KRI Nanggala-420.
“Kami ingin memberikan penguatan serta menyampaikan turut prihatin. Terutama (pendampingan) aspek psikis untuk memberikan kekuatan mental,” kata Muhadjir seusai bertemu dengan sejumlah keluarga awak KRI Nanggala-402, di Markas Koarmada II, Kota Surabaya, pada Minggu (25/4/2021).

Muhadjir menjelaskan, ia bersama Mensos, Tri Rismaharini telah melakukan pembagian tugas. Lebih lanjut kata dia, Tri Rismaharini atau Risma akan menemui beberapa keluarga korban yang berhalangan untuk hadir di PTA, Komplek Mako Armada II.
“Sekarang kan sebagian (keluarga awak KRI Nanggala-402) sudah hadir, tetapi belum banyak. Kita upayakan bisa terjangkau sebanyak-banyaknya,” jelasnya.
Sementara itu, Mensos Tri Rismaharini mengaku, memang ia bersama Menko PMK, Muhadjir Effendy telah melakukan pembagian tugas.
Meski begitu, mantan Wali Kota Surabaya dua periode itu memastikan dirinya akan mengunjungi sejumlah keluarga awak KRI Nanggala-402.
“Beda jalurnya, kebetulan Bapak Menko mau ke Solo. Intinya kita akan temui keluarga awak (KRI) Nanggala,” kata dia.
Risma menegaskan pihak Kementrian Sosial (Kemensos) telah mempersiapkan langkah pendampingan, termasuk dengan mengirim tenaga psikolog. “Saya sudah perintahkan staf di balai untuk mendampingi keluarga awak KRI Nanggala. Kita juga menyebar psikolog,” pungkasnya. (nan)







