Bupati dan Ketua DPRD Kabupaten Malang Terima Bantuan IKAPTK

oleh -246 Dilihat
oleh
H. Sanusi menerima bantuan dari IKAPTK maupun swasta di Kab. Malang untuk masyarakat terdampak Covid-19.

MALANG, PETISI.CO – Bupati Malang, Drs. H. M. Sanusi, MM bersama Ketua DPRD Kabupaten Malang, Drs. Didik Gatot Soebroto, SH. MH atas nama Pemerintah Kabupaten Malang, menerima sejumlah bantuan terkait upaya bersama penanganan pandemi Covid-19 di Kabupaten Malang, dari Ikatan Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan (IKAPTK) Kabupaten Malang dan CV Aumireta Anggun di Pendopo Agung Kabupaten Malang, Senin (27/4) siang.

Bantuan itu diberikan keduanya seiring mengusung semangat persatuan dan kemanusiaan yang dijunjung tinggi demi meringankan beban pemerintah, serta masyarakat, terutama di wilayah Kabupaten Malang.

Bantuan IKAPTK Kabupaten Malang diterima langsung Bupati Malang secara simbolis oleh Ketua IKAPTK Kabupaten Malang yang hadir bersama anggota IKAPTK antara lain berupa washtafel sebanyak 6 buah, masker sebanyak 6 ribu, dan 100 kemasan hand sanitizer. Sedangkan, dari CV Aumireta Anggun yang diserahkan oleh perwakilannya berupa 100 APD dan 100 alat penutup kepala.

”Sudah kesekian kalinya, Pemerintah Kabupaten Malang menerima bantuan peralatan untuk mendukung langkah penanganan Covid-19 di Kabupaten Malang. Terima kasih kepada IKAPTK dan CV Aumireta Anggun yang berpartisipasi memberikan bantuan seperti ini, mulai dari masker, hand sanitizer, APD hingga washtafel. Virus Covid-19 berkembang pesat di Kabupaten Malang.

‚ÄúPasien sebagian besar akibat atau orang yang baru berpergian dari luar daerah,” terang Abah Sanusi, sapaan akrab Bupati.

Dalam kesempatan ini, Bupati menjelaskan Pemkab Malang dalam waktu dekat akan mengajukan PSBB ke Pemerintah Pusat melalui Gubernur Jawa Timur dan Kementerian Kesehatan. Manakala dikabulkan, maka Pemkab Malang melarang bagi orang luar daerah Kabupaten Malang datang dan pergi. Rencana PSBB akan diusulkan berlaku di wilayah Malang Raya juga karena juga diusulkan oleh Pemkot Batu dan Pemkot Malang karena dalam perkembangan angka pasien positif Covid-19 terus meningkat.

”Mudah-mudahan pasien positif yang ada dapat segera terobati dan sembuh. Begitu juga masyarakat lainnya agar tak sampai terkena wabah ini. Semoga masyarakat jujur, tidak menutupi, bilang terus terang kepada tim medis agar tidak sampai menularkan ke orang lain. Wajib menjaga diri dan agar tidak berinteraksi dengan orang lain. Seluruh masyarakat tidak malu, segan dan minder mengakui jika benar pernah berinteraksi dengan orang yang positif Covid-19,” harap Sanusi. (hum/clis)

No More Posts Available.

No more pages to load.