Tulungagung, petisi.co – Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo, SE, ME menyerahkan Petikan Keputusan Bupati tentang Pengangkatan CPNS dan PPPK Tahap 1 Formasi Tahun 2024, di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso, Rabu (28/05/2025). Sebanyak 72 CPNS dan 433 PPPK menerima keputusan pengangkatan setelah melalui proses seleksi ketat dan kompetitif.
Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo, menyampaikan apresiasi kepada para pegawai yang terpilih.
Ia juga mengakui bahwa proses rekrutmen tahun ini mengalami sejumlah penyesuaian jadwal di tingkat nasional.
“Saya mengapresiasi kesabaran dan komitmen saudara dalam menaati proses seleksi hingga tahap akhir,” tuturnya dalam sambutan.
Gatut Sunu berpesan agar para ASN selalu menjunjung tinggi integritas, kompetensi, etos kerja, disiplin, serta profesionalisme dalam menjalankan tugas.
Bupati juga menekankan, ASN baru harus menjadikan etos kerja dan integritas sebagai fondasi utama dalam menjalankan tugas.
“Junjung tinggi kehormatan sebagai aparatur negara, dan mari kita bangun birokrasi yang melayani masyarakat, bukan birokrasi yang dilayani oleh masyarakat,” tutupnya.
Sementara itu, Plh. Sekdakab Tulungagung sekaligus Ketua Panitia Seleksi Daerah, Soeroto, S.Sos., MM, menjelaskan bahwa, CPNS dan PPPK Tahap 1 Formasi Tahun 2024 diterima berdasarkan berbagai regulasi, termasuk: UU Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara, Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 yang telah diubah melalui PP Nomor 17 Tahun 2020, Keputusan Menteri PAN-RB Nomor 293 Tahun 2024 untuk CPNS, serta Keputusan Menteri PAN-RB Nomor 329 Tahun 2024 untuk PPPK.
Lanjutnya menerangkan, seleksi CPNS dilaksanakan dalam dua tahap, yaitu Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) yang digelar di Gedung Kesenian Aryo Blitar pada 3-4 November 2024, dan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) yang berlangsung di beberapa lokasi, termasuk Wisma Haji Madiun, Kantor Regional II BKN Surabaya, dan Islamic Center Malang.
“Dari 1.728 pelamar, sebanyak 72 peserta dinyatakan lolos dan berhak menerima pengangkatan. Adapun penerimaan PPPK Tahap 1 mencakup 521 formasi khusus, terdiri dari: 321 formasi tenaga teknis, 100 formasi tenaga kesehatan, dan 100 formasi tenaga guru,” terang Plh Sekda kab sekaligus Kepala BKPSDM Tulungagung ini.
Seleksi kompetensi PPPK, lanjutnya, diselenggarakan di Wisma Haji Madiun, dengan total 3.007 pelamar yang berhak mengikuti tes. Hasil seleksi menyatakan 433 peserta lolos, dengan rincian: 254 tenaga teknis, 80 tenaga kesehatan dan 99 tenaga guru.
“Dengan penyerahan petikan keputusan ini, diharapkan para ASN baru dapat segera beradaptasi, bekerja secara profesional, serta turut berkontribusi dalam mewujudkan pemerintahan yang lebih efisien, transparan, dan akuntabel di Kabupaten Tulungagung,” tandasnya. (par)







