Petisi
Dokter Sukma Sahadewa setelah didaulat sebagai Dewan Pembina Padepokan Pencak Silat Pagar Nusa.
PERISTIWA

Calon Bupati Kediri Didaulat Dewan Pembina Padepokan Silat

Dokter Sukma Sahadewa 

KEDIRI, PETISI.CO – Dokter Sukma Sahadewa didaulat sebagai Dewan Pembina Padepokan Pencak Silat Pagar Nusa, Sabtu (9/11/2019) bersamaan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, 1441 Hijriyah 2019.

Usai didaulat sebagai Dewan Pembina Pencak Silat Pagar Nusa Padepokan Setono Gedong, Kota Kediri, Dokter Sukma Sahadewa menyampaikan, bahwa seni beladiri ini yang berasal dari Indonesia. Bahkan, diciptakan dan dirumuskan di Kediri, sehingga seni beladiri Pagar Nusa menjadi satu kesatuan yang utuh dan menjadi icon bahwa seni beladiri yang berasal dari Kediri.

Selain itu, Seni Beladiri disamping untuk melestarikan seni budaya juga bermanfaatnya bagi kesehatan dan perlindungan bagi diri kita.

“Bahkan, dari beberapa pendiri seni beladiri Pagar Nusa ini dibentuk untuk menjaga negara kesatuan dan mewaspadai terhadap ancaman pihak luar atau asing yang akan merongrong NKRI,” ucapnya kepada media ini.

Dokter Sukma Sahadewa foto bersama anggota Padepokan Pencak Silat Pagar Nusa.

Dokter Sukma menuturkan, bahwa Pagar Nusa sendiri memiliki maksud bahwa ‘Pagar’ yang artinya melindungi atau membentengi. Sedangkan, ‘Nusa’ sendiri artinya NU dan Bangsa. “Tujuan mulia Nahdlatul Ulama mendirikan Pagar Nusa untuk melindungi Bangsa Indonesia,” beber Dokter Sukma merupakan tokoh muda NU.

Dokter Sukma Sahadewa adalah putra asli kelahiran Sumberagung Plosoklaten, Kediri. Sosok dokter muda ini juga mulai dikenal seiring sosialisasi dirinya maju Pilbup Kediri 2020.

Dalam acara peringatan Maulid Nabi Muhammad  SAW juga menampilkan atraksi yang dilakukan anak-anak, ibu-ibu dan Remaja Masjid di Setono Gedong Kota Kediri.

Hadir juga, beberapa perguruan seni beladiri dari Semen dan Mojo Kabupaten Kediri yang menontonkan atraksi tenaga dalam, atraksi kekuatan, menahan pukulan, memecah bata dan mematahkan besi.

Mereka para generesi muda yang mengikuti seni beladiri yang sudah terlatih dan ikut menjaga keutuhan NKRI.

“Tidak hanya itu, dengan mengikuti seni beladiri, para generasi muda bisa ikut menjadi atlet seni beladiri melalui jalur prestasi dalam ajang PON maupun ASEAN untuk meraih medali dan bisa membawa nama harum Bangsa ini,” ungkapnya.

Saat ini, Dokter Sukma Sahadewa juga didaulat sebagai Ketua Umum Tarung Drajat Kota Surabaya. (prijo)

terkait

Joko Widodo Resmikan Jalan Tol Jombang-Mojokerto

redaksi

Truk Muat Bawang Putih Tabrak Dua Rumah Warga Banyuasin

redaksi

Dirut PTPN X Serahkan CSR Bedah Rumah Warga Jember Senilai Rp 50 Juta  

redaksi