Medan, petisi.co – Posisi kontingen Jawa Timur (Jatim) makin tertinggal jauh dari DKI Jakarta dalam perburuan juara umum PON XXI 2024 Aceh-Sumatera Utara (Sumut). Selisih medali emas Jatim terpaut 25 keping dari DKI yang terus melejit mendekati akhir PON.
Lima hari menjelang penutupan PON XXI, Jatim yang berusaha mengejar ketinggalan justru hanya mendapat tambahan 6 emas dari target 16 emas. Itu artinya, ada 10 emas yang diincar meleset. Beberapa cabor andalannya gagal menyumbangkan emas dan hanya meraih perak.
Sebut saja cabor renang. Semalam renang hanya bisa merebut 1 emas dari 7 nomor final. Targetnya 2-3 emas. Cabor lain yang gagal memenuhi target, yaitu BMX, karate dan judo yang kemarin sudah menyelesaikan beberapa nomor final.
Alhasil, Jatim tak beranjak dari peringkat 3 besar. Jatim mengumpulkan 101 emas, 103 perak, 99
perunggu dengan total medali 303. Sehari sebelumnya Jatim mengumpulkan 95 emas, 86 perak, 85 perunggu.
Medali emas Jatim terpaut 25 keping dari peringkat pertama DKI dengan 126 emas, 103 perak, 101 perunggu dengan total medali 330. Peringkat 2 ditempati Jabar yang meraih 119 emas, 119 perak, 111 perunggu dengan total medali 349.
Praktis hanya Jabar yang bersaing ketat dengan DKI dalam perebutan juara umum. Meski tak menampik Jatim masih berpeluang karena ada beberapa cabor yang dipertandingkan. Seperti, panahan, motocross, karate, gulat dan judo. (bm)
Adapun klasemen 10 besar perolehan medali hingga pukul 23.00 WIB:
1. DKI Jakarta 126-103-101 330
2. Jawa Barat 119-119-111 349
3. Jawa Timur 101-103- 99 303
4. Sumatera Utara 60-30-72 162
5. Aceh 51-39-45 135
6. Jawa Tengah 43-46-74 163
7. Bali 25-24-42 91
8. Di Yogyakarta 20-30-39 89
9. Kalimantan Timur 18-32-43 93
10. Lampung 17-12-24 53





