Medan, petisi.co – Kontingen Jawa Timur (Jatim) mulai panas dingin. Posisinya di puncak klasemen perolehan medali sementara PON XXI 2024 di Aceh dan Sumatera Utara (Sumut) mulai terancam oleh DKI Jakarta. Lambat tapi pasti, DKI menempel ketat perolehan medali Jatim.
Di hari keempat pasca PON XXI 2024 dibuka, DKI banyak memperoleh medali emas di beberapa cabor. Alhasil, perolehan medali DKI hanya terpaut 1 emas dengan Jatim. Masih di puncak klasemen, Jatim mengumpulkan 64 emas, 56 perak, 53 perunggu dengan total medali 173.
DKI membuntuti di peringkat dua dengan total medali DKI 176, terdiri dari 63 emas, 60 perak, 53 perunggu. Sementara Jawa Barat (Jabar) baru mengoleksi 60 emas, 65 perak dan 64 perunggu dengan total medali sebanyak 189.
Perolehan medali Jatim meningkat setelah mendapatkan tambahan 12 emas di hari keempat usai PON XXI dibuka 9 September. Sehari sebelumnya Jatim mengumpulkan 52 keping emas, 33 perak dan 38 perunggu.
Sebaliknya, DKI mendapat 17 emas. Tambahan 21 emas membuat perolehan medali DKI meningkat drastis menjadi 63 emas. Sehari sebelumnya DKI mengumpulkan 42 emas, 38 perak, 28 perunggu. dengan total medali 108.
Tak hanya DKI, Jatim harus mewaspadai kebangkitan Jabar. Sewaktu-waktu Jabar bisa menggeser posisi Jatim, karena hanya tertinggal 3 emas. Apalagi, jika hari ini, Jumat (13/9), banyak atlet Jatim yang bertumbangan. Target emas meleset jadi perak. Sebaliknya atlet yang punya kans dapat emas juga gagal.
Karena itu, atlet Jatim harus tampil habis-habisan mulai sekarang. Slogan “Jatim Menang, Jati Wani” harus benar-benar jadi semangat juang atlet untuk dapat meraih emas di setiap nomor yang diikuti. Terus berjuang, seluruh masyarakat Jatim tentu berdoa untuk kesuksesan di PON 2024 ini. (bm)
Adapun klasemen 10 besar perolehan medali hingga pukul 22.00 WIB:
- Jatim 64-56-53 173
- DKI 63-60-53 176
- Jabar 60-65-64 189
- Sumut 33-13-43 89
- Aceh 30-26-26 82
- Jateng 17-23-43 83
- Bali 15-15-24 54
- Yogjakarta 15-15-19 49
- Lampung 13-11-14 38
- Banten 12-7-17 36





