Dari Keresahan Menjadi Aksi, Pasar Gratis untuk Rakyat Kecil

oleh -167 Dilihat
oleh
Pasar gratisan Tuban yang digelar di Gor Ranggajaya Anoraga Tuban

Tuban, petisi.co – Di tengah berbagai kebijakan yang dianggap tidak berpihak pada masyarakat, sekelompok anak muda menginisiasi Pasar Gratis sebuah gerakan yang menyediakan pakaian bekas layak pakai, pakan kucing, makanan, dan bahan dapur secara cuma-cuma bagi siapa saja yang membutuhkan.

Gerakan ini bukan sekadar aksi sosial, melainkan bentuk kritik terhadap kebijakan pemerintah yang dinilai gagal mengatasi berbagai permasalahan sosial, termasuk ketimpangan ekonomi yang semakin lebar pasca-pandemi Covid-19.

Menurut Sholihudin Anwar, perwakilan dari komunitas ini, Pasar Gratis lahir dari kegelisahan melihat kondisi masyarakat yang kesulitan memenuhi kebutuhan dasar, sementara pemerintah dengan sumber daya besar dinilai tidak berbuat cukup.

“Kami ingin menunjukkan bahwa solidaritas akar rumput bisa bergerak dengan keterbatasan. Kalau masyarakat biasa bisa berbagi, seharusnya pemerintah bisa berbuat lebih banyak,” ujar Sholihudin kepada awak media, Jumat (28/03/2025).

Tidak ada jadwal pasti untuk pelaksanaan Pasar Gratis. Biasanya, kegiatan ini muncul sebagai respons terhadap berbagai isu yang berkembang, terutama ketika munculĀ  berita buruk dari pemerintah. Namun, ada rencana untuk menjadikannya kegiatan rutin setiap bulan jika ada cukup dukungan logistik dan tenaga.

Meski terlihat seperti kegiatan amal, Sholihudin menegaskan bahwa Pasar Gratis bukanlah aksi filantropi biasa, apalagi dengan keterlibatan partai politik. Gerakan ini murni inisiatif mandiri dan bertujuan menciptakan ruang alternatif, di mana masyarakat bisa mendapatkan kebutuhan pokok tanpa harus bertransaksi dengan uang.

“Kami ingin menciptakan ruang kemerdekaan yang sebenarnya, meski masih dalam lingkup kecil dan bersifat sementara. Ketimpangan ekonomi, budaya konsumerisme, dan ketidakjelasan bantuan selama pandemi menjadi alasan utama kami melakukan ini,” jelasnya.

Sholihudin berharap Pasar Gratis bisa menjadi inspirasi bahwa kritik tidak selalu harus melalui demonstrasi besar-besaran. Aksi kecil yang konsisten juga bisa menciptakan perubahan nyata.

“Jika rakyat harus bergerak sendiri tanpa sokongan pemerintah, berarti ada yang perlu diperbaiki. Kami ingin menunjukkan bahwa kritik bisa diwujudkan dengan cara damai dan solutif,” tutupnya.

Gerakan ini menjadi bukti bahwa solidaritas masyarakat masih hidup, dan bahwa aksi kecil sekalipun bisa menjadi bentuk perlawanan terhadap ketimpangan yang ada. (ric)

No More Posts Available.

No more pages to load.