Malang, petisi.co – Dinas Kesehatan (Dinkes) Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Malang menggelar Orientasi Deteksi dan Intervensi Dini Pada Anak Dengan Disabilitas Untuk Tenaga Kesehatan, Kader, dan Guru PAUD di Kabupaten Malang Jawa Timur bertempat di Hotel Aria Gajayana JL. Kawi Kota Malang, Selasa (5/11/2024).
Orientasi Deteksi dan Intervensi Dini Pada Anak Dengan Disabilitas Untuk Tenaga Kesehatan, Kader Kesehatan dan Guru PAUD ini dilaksanakan selama dua hari (5-6/11/2026) Selasa-Rabu, dengan mengundang sekitar 50 peserta yang terdiri dari tenaga kesehatan, Kader Kesehatan dan Guru PAUD yang ada di wilayah Kabupaten Malang.
Tujuannya diselenggarakan orientasi ini adalah agar peserta mendapatkan informasi yang mendalam dan akurat dalam melakukan pekerjaan pemantauan terhadap pertumbuhan dan perkembangan anak pada usia dini.
Pemateri yang dihadirkan dalam acara tersebut adalah alumni Fakultas kedokteran universitas Brawijaya (FKUB), Yunita Reza Rohmawati, S.Gz, dalam pemaparannya kepada peserta orientasi ini mengatakan, agar peserta mendapatkan informasi yang mendalam dan akurat dalam melakukan pekerjaan pemantauan terhadap pertumbuhan dan perkembangan anak pada usia dini.
“Pengertian dari Pertumbuhan dan Perkembangan anak dapat dilihat dari Bertambahnya ukuran dan jumlah sel dan jaringan, ukuran fisik dan struktur tubuh sebagian atau keseluruhan, sehingga dapat diukur dengan satuan berat dan panjang atau tinggi,” jelas Yunita panjang lebar.
“Sementara perkembangan anak bisa dilihat dari bertambahnya struktur dan fungsi tubuh yang lebih kompleks dalam kemampuan gerak halus dan kasar, bicara dan bahasa sosial kemandirian,” tukas Yunita Reza Rohmawati yang juga aktif di Organisasi Mahasiswa Gizi Kesehatan (Ormagika) Alumni Fakultas kedokteran UB.
Organisasi Mahasiswa Gizi Kesehatan (ORMAGIKA) merupakan suatu organisasi kemahasiswaan Departemen Gizi FIKES UB yang bergerak di bidang gizi praktis yang bernaung di dalam Kolegium Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya. (clis)







