Disabilitas Binaan Dinsos Jatim Produksi Masker

oleh -206 Dilihat
oleh
Alwi dialog dengan salah satu penyandang disabilitas yang sedang membuat APD.

PASURUAN, PETISI.CO – Keterbatasan fisik tak mengurangi semangat para warga binaan Dinas Sosial (Dinsos) Jatim untuk ikut berperan menanggulangi pandemi Virus Corona atau Covid-19.

Hal itu ditunjukkan puluhan penyandang disabilitas di bawah Binaan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Dinsos Jatim yang memproduksi masker sebagai alat pelindung diri (APD) dari virus Corona.

“Sesuai arahan dan dorongan Ibu Gubernur, Dinsos Jatim turun langsung memberikan semangat dan apresiasi terhadap kepedulian para penyandang disabilitas,” kata Kepala Dinas Sosial Jatim, Dr Alwi M. Hum, saat meninjau pembuatan masker di UPT Rehabilitasi Sosial Bina Rungu dan UPT Rehabilitasi Sosial Bina Daksa Pasuruan, Senin (13/4/2020).

Dinsos Jatim, menurutnya, tidak tinggal diam dan ambil bagian dalam kondisi pandemi Corona. Dengan keterbatasan yang ada, para penyandang disabilitas di UPT ini ikut ambil bagian dengan membuat masker.

“Minimal untuk lingkungan mereka sendiri sehingga mereka tidak perlu beli,” sambungnya. Selain itu, para penyandang disabilitas binaan Dinsos Jatim tersebut juga melayani pemesanan dari luar untuk kebutuhan penanggulangan Covid-19,” ujarnya.

Per hari, para penyandang disabilitas ini mampu memproduksi sekitar 100 masker. Hingga saat ini, mereka sudah memproduksi lebih dari 500 masker, dan setiap pembuatan masker ini mereka didampingi instruktur untuk menghasilkan masker yang berkualitas.

“Kita lihat hasil produksi mereka sangat baik. Insya Allah melalui instrukturnya diarahkan agar menghasilkan masker yang lebih bagus kualitasnya demi Kesehatan yang memakai masker,” jelasnya.

Untuk bahan, mereka tidak kesulitan karena sudah disiapkan oleh UPT masing-masing. Sebenarnya bahan ini bukan bahan khusus untuk membuat masker, melainkan bahan keterampilan yang biasanya dijahit untuk membuat baju.

“Sekarang diganti memproduksi masker karena masker lebih dibutuhkan dibanding baju. Bahan baku tidak masalah kami akan men-suppport karena ini arahan pimpinan. Sepanjang bahan baku tidak sulit kami akan usahakan,” ujar Alwi.

Pihaknya akan terus melakukan perbaikan kualitas produksi masker binaan dinas sosial ini. Pendamping akan terus memberikan pengarahan pada warga binaan agar bisa memproduksi masker yang sesuai standar Kesehatan.

Selain pembuatan masker, Dinsos Jatim dalam upaya ikut serta memerangi pandemi Covid-19, juga memproduksi hand sanitizer dan jamu.

“Hand sanitizer ini masih berskala homemade sehingga hanya dipakai di kalangan sendiri. Sedangkan untuk pembuatan jamu diharapkan bisa menjadi Langkah memerangi corona dengan meningkatkan imunitas tubuh,” jelasnya. (bm)

No More Posts Available.

No more pages to load.