DLH Kabupaten Blitar Sosialisasikan Gerakan Indonesia Bersih

oleh -65 Dilihat
oleh
Pemerintah Kabupaten Blitar melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) menggelar acara Sosialisasi Gerakan Indonesia Bersih Sampah
-->

BLITAR, PETISI.CO – Program Gerakan Indonesia Bersih yang dicanangkan oleh Pemerintah Pusat kini ditindaklanjuti dan langsung diaplikasikan Pemerintah Kabupaten Blitar. Program ini selain untuk menjaga kebersiahan juga untuk menjaga kesehatan masyarakatnya.

Untuk itulah guna menindaklanjuti proram ini, Pemerintah Kabupaten Blitar melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) menggelar acara Sosialisasi Gerakan Indonesia Bersih Sampah, Kamis (15/11/2018) di kantor (lantai Tiga Ruang Candi Penataran) Pemkab Blitar.

Sosialisasi ini dihadiri seluruh camat dan Kepala Desa/Kelurahan yang ada di Kabupaten Blitar.

Dengan merujuk pada Surat Edaran (SE) Bupati Nomer : 050/650/409.113.1/2018 tentang Gerakan Indonesia Bersih, yang mana acara ini nantinya supaya disosialisasikan lagi ke masyarakat untuk mendorong kepedulian terhadap kesehatan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarang dan berprilaku hidup bersih.

Dalam sosialisasi ini Dinas Lingkungan Hidup (DLH) selaku pelaksana, sudah berupaya memberikan contoh dari hal yang terkecil dengan menerapkan bebas dari sampah plastik, dengan tidak menghidangkan berbagai jenis jajanan yang dibungkus plastik.

“Kami selaku pelaksana sosialisasi ini dan sekaligus pelaksana yang di lapangan  sudah memberikan contoh prilaku paling sederhana dengan tidak menghidangkan jajanan yang terbungkus dari plastik,” tutur Krisna Triatmanto Kepala (DLH) Kabupaten Blitar sambil menunjuk jajanan yang ada di depanya.

Lebih lanjut, sosialisasi ini diterangkan bagaimana mengelola sampah yang tepat dan guna mendukung gerakan Indonesia bersih sampah.

“Adapun langkah pertama yang di ambil adalah menekan atau mengurangi sampah dari unsur plastik dengan membatasi penggunaanya,  dengan metode 3R (Reduce, Reuse, Recycle) atau (red, Mengurangi, Menggunakan ulang, Mendaur ulang) otomatis akan menekan timbunan sampah yang ada ” jelas Krisna.

Harapan jangka panjangnya selepas agenda sosialisasi ini, di desa sudah membentuk atau menambah bank sampah, dimana adanya bank sampah mempuyai nilai manfaatnya yang tinggi terhadap ekonomi dan lingkungan.

“Selain itu pemerintah akan menyiapkan sarana dan prasaran untuk mendukung program ini,” pungkasnya. (min)

 

No More Posts Available.

No more pages to load.