JEMBER, PETISI.CO – Keseriuas Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember untuk turunkan angka Stunting patut di apresiasi, pasalnya selain mengandeng beberapa pihak terkait dan stakeholder melalui DP3AKB Pemkab Jember juga mengandeng puluhan awak media baik media cetak, online,dan media elektronik, Kamis (4/4/2024).
Acara program penurunan angka stunting dilaksanakan DP3AKB dengan mengandeng awak media tersebut bertajuk Komunikasi Informasi dan Edukasi (KIE) Bangga Kencana kepada Mitra Strategis (Jurnalis Jember). kegiatan tersebut di lakukan bertempat di Aula DP3AKB Jember.

Menurut keterangan Plt DP3AKB Kabupaten Jember, Poerwahjoedi di hadapan awak media, penurunan stunting ini dilakukan secara nasional, jadi tidak hanya di Kabupaten Jember.
“Secara nasional target penurunan angka stunting ditarget sekitar 14 persen, Jember harus bisa juga, makanya kita lakukan berbagai upaya agar angka dtunting di Kabupaten Jember,” tuturnya.
Adapun yang menjadi landasan atas penurunan angka dtunting di Kabupaten Jember mengacu kepada 5 langkah arahan presiden kepada menteri PPPA.
Dalam sambutanya Plt DP3AKB memaparkan di antara lima arahan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo kepada Mentri PPPA yakni:
- Peningkatan pemberdayaan perempuan dalam kewirausahaan,
- Peningkatan peran ibu dalam pendidikan anak.
- Penurunan kekerasan terhadap perempuan dan anak.
- Penurunan pekerja anak.
- Pencegahan perkawinan anak.
“Dengan mengandeng media kami yakin informasi program penurunan angka stunting akan lebih mudah sampai kepada masyarakat.
Sementara itu di tempat yang sama Joko Sutriswanto, Kepala Kepala Bidang Perlindungan Anak di DP3AKB mengatakan, Jember adalah kota layak anak. Guna menindaklanjuti hal tersebut DP3AKB sudah membentuk 206 forum anak dari 248 desa dan kelurahan sekabupaten Jember.
“Forum anak tersebut selain dibentuk di tingkat kabupaten juga dibentuk di tingkat kecamatan,” jelas Joko.
Oleh karenanya di sini peran media sangat dibutuhkan agar korban anak tersebut bisa terlindungi dan terselamatkan. (git)





