Echo Kitchen Kian Berkembang, Ibu Rumah Tangga Ini Kini Bisa Pekerjakan Tetangga

oleh
oleh
Rumah Zakat Surabaya membina Khusnul lewat pelatihan kewirausahaan dan bantuan modal usaha

Surabaya, petisi.co – Siapa sangka, dari dapur kecilnya di tengah pandemi, Khusnul Afiyah kini mampu menggulirkan roda ekonomi hingga ke lingkungan sekitar. Lewat brand Echo Kitchen, usaha katering rumahan yang dirintis sejak 2020 itu kini semakin berkembang dan bahkan mampu mempekerjakan tetangga.

Kisahnya berawal dari dorongan tetangga yang menyukai masakannya. Saat itu, Khusnul tengah mengalami kesulitan ekonomi akibat pandemi COVID-19. Tak ingin tinggal diam, ia mulai menerima pesanan nasi kotak meski dengan modal seadanya.

“Waktu itu banyak nganggur, pemasukan makin seret. Tapi alhamdulillah ada yang mendorong saya buat mulai jualan makanan,” ujarnya.

Tak hanya berhenti di nasi kotak, Khusnul terus mengembangkan usahanya. Ia mulai menerima pesanan kue dan rajin bereksperimen dengan berbagai resep, dari risol mayo hingga aneka kue basah dan kering. Tekadnya pun tak main-main. Ia berani menawarkan dagangannya ke mana-mana, bahkan menjajakan produk langsung di kampus tempat anaknya kuliah.

Semangat pantang menyerah itu tak luput dari perhatian Rumah Zakat Surabaya, yang membina Khusnul lewat pelatihan kewirausahaan dan bantuan modal usaha. “Ibu Khusnul memiliki semangat juang yang luar biasa. Usahanya pun makin dikenal karena pelanggan puas lalu merekomendasikan ke orang lain,” ungkap Munawarah, Program Implementator Rumah Zakat Surabaya.

Puncaknya, pada Mei 2025 ini, Echo Kitchen mendapat pesanan spesial dari salah satu pejabat di Surabaya. Omzetnya kini tembus lebih dari Rp10 juta per bulan. Tak hanya sukses secara pribadi, Khusnul kini bisa memberdayakan warga sekitar untuk membantu operasional.

“Saya sudah nggak sanggup kerjain sendiri, jadi saya ajak tetangga buat bantuin. Alhamdulillah, pelan-pelan usaha ini berkembang. Terima kasih Rumah Zakat dan para donatur atas segala dukungan, dari modal sampai pelatihan. Semoga semua dibalas berkah dan kebaikan,” tutur Khusnul haru.

Kisah Khusnul menjadi bukti bahwa tekad dan ketekunan, bila didukung dengan pendampingan yang tepat, bisa membuka jalan kesuksesan sekaligus membawa manfaat bagi lingkungan sekitar. (cah)