SIDOARJO, PETISI.CO – Lapangan parkir timur, Gelanggang Olah Raga (GOR) Kabupaten Sidoarjo, Selasa pagi (6/8/2024) mendadak gempar. Ratusan orang melakukan aksi di lokasi itu hingga berujung anarkis. Akibatnya ada lima orang diamankan aparat Kepolisian Resor Kota (Polresta) Sidoarjo.
Namun, kejadian tersebut hanyalah kegiatan simulasi dari latihan Sistem Pengamanan Kota (Sispamkota) yang digelar Polresta Sidoarjo dan jajaran bekerjasama dengan stakeholder.

Wakapolresta Sidoarjo, Kombes pol Denny Agung Andriana S.I.K., M.H. menjelaskan latihan Sispamkota digelar sebagai langkah preventif dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat menjelang dilaksanakannya Pilkada serentak Tahun 2024 di Sidoarjo.
“Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesiapan dan respons cepat dalam menghadapi berbagai gangguan keamanan yang mungkin terjadi di wilayah Sidoarjo selama masa pilkada serentak,” ucap Kombes pol Denny Agung Andriana usai memimpin jalannya latihan Sispamkota.
Kombes Pol Denny Agung Andriana menambahkan melalui latihan ini diharapkan seluruh anggota siap siaga dalam situasi apapun, khususnya dalam menghadapi potensi gangguan keamanan menjelang dilaksanakannya Pilkada Tahun 2024.
“Untuk kesiapan dalam pengamanan setiap tahapan Pilkada serentak yang akan digelar di bulan november 2024 mendatang, kita memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan keamanan dan ketertiban selama berlangsungnya proses demokrasi ini. Kepada seluruh anggota yang terlibat dalam pengamanan untuk tetap semangat, menjaga kebersamaan dan profesional dalam menjalankan tugas,” jelasnya.
Optimisme mewujudkan Kabupaten Sidoarjo yang aman dan kondusif, diharapkan pelaksanaan Pilkada serentak 2024 akan berlangsung sukses.
“Karenanya melalui berbagai persiapan yang telah dilakukan, Polresta Sidoarjo beserta stakeholder terkait siap mengawal dan mengamankan seluruh rangkaian kegiatan Pilkada serentak 2024,” ujar Wakapolresta Sidoarjo.
Latihan sispamkota, lanjut Kombes Pol Denny Agung Andriana, meliputi pengamanan obyek vital seperti kantor KPU, gudang logistik dan distribusi surat suara hingga masa kampanye dan pemungutan suara.
“Pengamanan juga berlaku saat terjadi kerumunan massa saat kampanye hingga penanganan demonstrasi termasuk jika terjadi gangguan keamanan,” tandasnya.
Selama masa pengamanan pilkada serentak 2024, Polresta Sidoarjo mengerahkan 1.100 personil gabungan dari berbagai unsur.
“Total sebanyak 1.100 anggota gabungan yang diturunkan selama pilkada 2024. Antara lain brimob Jihandak Polda Jatim, petugas Dalmas Satuan Samapta hingga unit K-9. Lalu dibantu dari TNI, satpol PP sampai dinas kesehatan,” pungkasnya.
Hadir dalam acara latihan sispamkota kali ini, perwakilan dari jajaran TNI, Pemkab Sidoarjo, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Linmas, Sat Brimob Polda Jatim, Bakesbangpol, Bawaslu, KPU serta sejumlah elemen masyarat. (luk)






