Gubernur Khofifah: Dekranasda Jatim Bisa Menjadi Bagian Dari Program MBG

oleh -400 Dilihat
oleh
Gubernur Khofifah, Wagub Emil Dardak dan Arumi Bachsin menghadiri acara penyerahan jabatan Ketua Dekranasda Jatim

Surabaya, petisi.co – Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa mengatakan bahwa Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) bisa berperan dalam menyuplai kebutuhan dapur sehat dan SPPG, yang menjadi bagian dari program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Hal itu disampaikan Khofifah dalam acara Serah Terima Jabatan Ketua dan Penjabat Ketua Dekranasda Provinsi Jatim serta Pelantikan Serentak dan Serah Terima Jabatan Ketua dan Penjabat Ketua Dekranasda 33 Kabupaten/Kota di Ruang Hayam Wuruk, Sekretariat Daerah Provinsi Jatim, Jumat (7/3/2024).

“Jika Dekranasda bisa menjadi supplier dari dapur-dapur sehat dan SPPG, maka ini bukan hanya menambah income tetapi juga memperkuat SDM melalui partisipasi aktif,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu, Khofifah juga mengajak Ketua dan Penjabat Ketua Dekranasda di seluruh kabupaten/kota untuk berperan aktif dalam membangun perekonomian daerah. Dia menekankan pentingnya menangkap peluang ekonomi secara cepat.

“Setiap hari mari kita cari peluang, cari inovasi dan berkreativitas sesuai dengan ruang lingkup masing-masing. Ini tingkat lokal potensi lokalnya beda, ada potensi lokal yang dimiliki kabupaten tertentu, maka carilah keunggulan kompetitif dan komparatif,” ujarnya.

Melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, Dekranasda, dunia usaha, dan industri, Khofifah optimistis bahwa Jatim dapat terus tumbuh di tengah dinamika ekonomi global dan tantangan deflasi yang saat ini terjadi di Pulau Jawa.

“Saya rasa ketika sinergitas di antara Dekranasda, dunia usaha, dunia industri, akan melahirkan satu ruang pertumbuhan ekonomi baru. Ketika dinamika ekonomi global juga luar biasa dinamikanya, dan ketika se-jawa ini sedang mengalami deflasi, mari kita mencoba melihat tantangan ini sebagai sebuah peluang, kelemahan ini sebagai sebuah kekuatan,” jelasnya.

Tak hanya itu, Khofifah mengungkapkan rencana percepatan pembangunan Sekolah Rakyat (SR) dengan anggaran Rp100 miliar dari pemerintah, yang diharapkan berjalan dalam 100 hari pertama.

“Program ini akan menjadi upaya nyata dalam penurunan kemiskinan di Jatim, terutama di Kabupaten Malang, Jember, dan Probolinggo,” kata mantan Menteri Sosial ini.

Ketua Dekranasda Jatim Arumi Bachsin, menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan sektor kerajinan di Jatim agar semakin kompetitif di tingkat nasional maupun internasional. Namun, untuk mewujudkan hal ini, dirinya tidak bisa bekerja sendiri.

“Diperlukan kolaborasi dan kerja sama dari seluruh ketua Dekranasda kab/kota di Jatim. Peran Dekranasda tidak sekadar menjaga eksistensi produk kerajinan lokal, tetapi juga harus mendorong para pengrajin agar naik kelas dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas,” jelasnya. (bm)

No More Posts Available.

No more pages to load.