Gus Ipul : Infrastruktur Penopang Utama Pembangunan

oleh
Wakil Gubernur Jawa Timur Drs. H. Saifullah Yusuf memberikan sambutan pada acara Seminar Networking Event di Kantor Sekretariat HIPMI Jatim Jl. WR Supraman 19 Surabaya.

SURABAYA, PETISI.COInfrastruktur menjadi penopang utama pembangunan di Indonesia khususnya di Jatim. Bagi para investor, infrastruktur merupakan hal yang penting sebelum melakukan investasi di suatu daerah atau negara. Inilah yang menjadi alasan infrastruktur sangat berperan bagi pembangunan.

Hal tersebut disampaikan Wakil Gubernur Jatim Drs. H. Saifullah Yusuf saat membuka Networking Event Business Matching, Business Coaching Mentoring yang bertema “Outlook Konstruksi, Infrastruktur, dan Properti di 2017” di Kantor Sekretariat HIPMI Jatim Bidang VI Jl. W.R. Supratman 19 Surabaya, Sabtu (25/2/2017).

Ia mengatakan, pembangunan infrastruktur sangat penting dilakukan. Mulai dari pelabuhan, bandara, jalan penghubung, jalan tol, hingga pendirian rumah sakit dan perguruan tinggi bertaraf internasional juga harus dibangun. Tujuannya tentu saja untuk menopang pembangunan dan perekonomian.

Menurutnya, infrastruktur menjadi hal krusial yang mempengaruhi kondisi sosial ekonomi masyarakat. Dengan infrastruktur yang baik maka kesejahteraan masyarakat akan otomatis meningkat.    “Pembangunan infrastruktur ikut menanggulangi kemiskinan dan mengurangi kesenjangan,” jelasnya.

Selain itu, pembangunan infrastruktur sangat memengaruhi biaya pengiriman produk. Apabila infrastruktur sudah baik, harga produk-produk Jatim akan lebih kompetitif.

Dalam kesempatan itu, Gus Ipul sapaan lekat Wagub Jatim itu juga menekankan pentingnya perubahan dan inovasi di era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) seperti saat ini. Perubahan dan inovasi diawali dari minoritas kreatif. Inovasi mampu menghadirkan perbedaan. “Diawali dari kelompok kecil. Siapa yang kreatif inovatif jadi pemenang,” jelasnya.

Lebih lanjut disampaikannya, beberapa sektor seperti konstruksi, properti dan infrastruktur juga memerlukan adanya perubahan dan inovasi dalam pengembangannya. Tidak hanya ketiga sektor tersebut, pemerintah juga terus dituntut untuk bekerja keras melakukan perubahan dan inovasi dalam memberikan pelayanan publik. “Pemerintah harus berubah menjadi kreatif inovatif. Kalau tidak kreatif akan tertinggal,” imbuhnya.

Melalui forum ini, Gus Ipul berharap akan lahir pengusaha-pengusaha muda yang kreatif dan inovatif, serta dapat mengembangkan infrastruktur. Pengusaha muda inilah yang ikut menciptakan lapangan pekerjaan dan meningkatkan perekonomian di Jatim.

Kegiatan ini merupakan acara pertama Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Jawa Timur Bidang VI (Konstruksi, Infrastruktur, dan Properti). Beberapa pengurus HIPMI dari kabupaten/kota di Jatim mengikuti networking event seperti Banyuwangi, Malang, Kediri, Blitar, Tulungagung, Jember, Kota Batu.

Adapun narasumber yang mengisi acar yakni Totok Lusida (Sekjen REI Indonesia), Feliz Soesanto, MBA (Ketua Bidang VI BPD HIPMI Jatim), Sutoto Yakobus (Direktur PT. Ciputra Surya, Tbk), Widjaja Santoso (Chief of Corporate Relation Brighton Indonesia), Triady Gunawan (Direktur Gunawangsa Group BPD HIPMI Jatim). (bon)

 

 

No More Posts Available.

No more pages to load.