Probolinggo, petisi.co – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo kembali menunjukkan komitmennya dalam peningkatan layanan keluarga berencana dan pengendalian penduduk. Melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB), Kabupaten Probolinggo berhasil meraih empat penghargaan bergengsi dalam Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Program Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting.
Kepala DP3AP2KB Kabupaten Probolinggo, Hudan Syarifuddin menyampaikan rasa syukur dan bangganya atas pencapaian ini. Keberhasilan ini merupakan hasil dari kerja kolaboratif antara seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), mitra kerja dan masyarakat.
“Apresiasi ini menjadi motivasi besar bagi kami untuk terus berinovasi, memperluas jangkauan pelayanan dan memastikan bahwa program kami benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat. Fokus kami tetap pada pemberdayaan perempuan, perlindungan anak serta pengendalian penduduk dan keluarga berencana yang berkelanjutan,” kata Kepala DP3AP2KB Kabupaten Probolinggo Hudan Syarifuddin.
Hudan menambahkan prestasi yang telah diraih akan menjadi fondasi kuat dalam mendukung target nasional menuju Indonesia Emas 2045, khususnya dalam upaya penurunan angka stunting dan peningkatan kualitas keluarga di Kabupaten Probolinggo.
“Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa pendekatan berbasis komunitas dan digitalisasi pelayanan menjadi kunci utama dalam menjawab tantangan pembangunan keluarga berencana dan kependudukan di era modern,” ungkapnya.
Untuk diketahui dalam ajang ini DP3AP2KB Kabupaten Probolinggo berhasil membawa pulang empat penghargaan. Pertama penghargaan nasional sebagai Juara 1 Pelayanan KB Serentak di Pasar Tradisional dengan kategori jumlah pasar tradisional terbanyak yang melayani KB. Kedua , penghargaan atas persentase capaian tertinggi kedua dalam pelayanan vasektomi serentak dengan capaian 250% dari target awal.
Dua penghargaan lainnya diraih pada tingkat Provinsi Jawa Timur yakni juara III apresiasi Bina Keluarga Remaja (BKR) percontohan oleh BKR Nurul Iman dari Desa Betek Taman Kecamatan Gading serta juara II digitalisasi rumah data kependudukan oleh RDK Desa Banjarsari, kecamatan Sumberasih. (reb)







